5. Terong
Terong mengandung berbagai senyawa tumbuhan yang bermanfaat, termasuk nasunin dan asam klorogenat.
Senyawa tersebut memiliki sifat antioksidan sehingga dapat membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan.
Sayuran ini juga menyediakan mangan, mineral yang berperan dalam berbagai proses metabolisme serta mendukung kesehatan tulang.
Kulit terong mengandung antosianin, yaitu senyawa antioksidan yang turut membantu melindungi tubuh dari dampak radikal bebas.
6. Leunca
Leunca atau Solanum nigrum merupakan tanaman yang bagian buah dan daunnya kerap dimanfaatkan sebagai bahan makanan.
Tanaman ini mengandung sejumlah senyawa bioaktif, termasuk alkaloid dan polisakarida, yang dalam penelitian menunjukkan berbagai aktivitas biologis.
Buah leunca juga mengandung vitamin C. Nutrisi tersebut dibutuhkan tubuh untuk mendukung sistem kekebalan, membantu pembentukan kolagen, serta menjaga kesehatan jaringan dan pembuluh darah.
Vitamin C juga berperan sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan.
BACA JUGA:15 Manfaat Chia Seed bagi Kesehatan, Bisa Mendukung Program Diet
7. Pohpohan
Daun pohpohan atau Pilea trinervia Wight merupakan salah satu jenis sayuran yang dapat disantap sebagai lalapan.
Daun ini mengandung senyawa flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan.
Kandungan tersebut berpotensi membantu melindungi sel tubuh dari paparan radikal bebas.
Namun, manfaat spesifik pohpohan terhadap kondisi kesehatan tertentu masih memerlukan penelitian lebih lanjut.