Gagal jantung kongestif
Gangguan jantung ini membuat kemampuan pompa jantung menurun sehingga distribusi oksigen ke seluruh tubuh menjadi tidak optimal.
Kanker paru-paru
Kanker paru dapat mengganggu fungsi organ pernapasan dan menyebabkan kadar oksigen dalam tubuh menurun, terutama pada stadium lanjut.
Pneumonia
Infeksi paru-paru ini membuat kantong udara dipenuhi cairan atau lendir sehingga menimbulkan sesak napas dan batuk.
BACA JUGA:Manfaat Pisang Ambon bagi Kesehatan Tubuh: Buah Sederhana dengan Khasiat Luar Biasa
Sleep apnea
Sleep apnea adalah gangguan tidur yang menyebabkan napas berhenti sesaat ketika tidur. Kondisi ini sering ditandai dengan dengkuran keras dan rasa lelah saat bangun tidur.
Emfisema
Emfisema menyebabkan kerusakan pada alveolus atau kantong udara paru-paru sehingga proses penyerapan oksigen menjadi tidak maksimal.
Untuk membantu proses pernapasan, terdapat beberapa jenis alat yang umum digunakan di rumah berdasarkan kondisi pasien dan rekomendasi dokter.
Tabung oksigen dan regulator
Alat ini berfungsi menyalurkan oksigen tambahan melalui selang ke hidung atau mulut pasien. Regulator digunakan untuk mengatur tekanan oksigen agar tetap aman.
BACA JUGA:Desain Teras Rumah Klasik yang Memberi Kesan Mewah dan Grand!
Oksigen portabel