STIK Lemdiklat Polri Riset Policing Disaster, Dorong Pemanfaatan Big Data untuk Penanganan Bencana

Selasa 05-05-2026,16:23 WIB
Reporter : Gusti
Editor : Gusti

PAGARALAMPOS.COM - Polres Pagar Alam menjadi lokasi pelaksanaan penelitian Tim Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri. Selasa (5/5/2026) pukul 10.00 WIB, Tim melakukan kunjungan sekaligus menyampaikan arahan kepada jajaran yang berlangsung di Aula Wirasatya “96”.

Adapun misi penelitian yang dilakukan TIM STIK Lemdiklat Polri mengangkat tema Policing Disasters, yang berfokus pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi berbasis big data guna mendukung penanganan bencana alam oleh Polri secara cepat dan terintegrasi.

Tim penelitian dipimpin Kombes Firdaus Wulanto SIK didampingi Kombes Erik serta sejumlah peneliti. Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada SIK bersama jajaran dan peserta dari Polres Lahat, OKU, dan OKU Selatan.

Dalam sambutannya, Ketua Tim menyampaikan policing disaster ini dimaksudkan adalah peran strategis kepolisian dalam manajemen bencana. Yang mencakup mitigasi, evakuasi, perlindungan warga, dan penegakan hukum selama situasi darurat. 

Ini melibatkan kolaborasi, untuk mengamankan wilayah terdampak, menyalurkan bantuan, serta melakukan tindakan preventif atau responsif terhadap kejahatan di masa krisis 

BACA JUGA:AKBP Januar KS Persada : Beri Pelayanan Humanis dan Program Nyata untuk Masyarakat

BACA JUGA:Samapta Gencarkan Patroli Presisi , AKBP Januar KS Persada : Kami Hadir Untuk Masyarakat

"Saya juga mengapresiasi atas dukungan Polres Pagar Alam. Pemanfaatan teknologi modern sangatlah penting untuk meningkatkan efektivitas penanganan bencana di lapangan," ungkap Kombes Firdaus Wulanto.


Foto : Personel gabungan Polres Pagar Alam, OKUS, OKU, Lahat mendengarkan arahan Tim Penelitian STIK Lemdiklat Polri.--ist

Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada SIK menyatakan bahwa Polri harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

“Pemanfaatan big data sangat penting dalam mendukung pengambilan keputusan yang cepat, tepat, dan terukur,” ujarnya.

Kasi Humas Iptu Mansyur Amd.Kep SH menambahkan bahwa kegiatan ini juga memperkuat sinergi lintas instansi. “Kolaborasi dengan BPBD, Dinas Sosial, dan unsur lainnya menjadi kunci dalam penanganan bencana yang efektif,” jelasnya.

Kegiatan diakhiri dengan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan peserta internal dan eksternal. Seluruh rangkaian berjalan aman, tertib, dan kondusif hingga selesai pukul 12.30 WIB.

Kategori :