Kartini Menginspirasi, Guru Dibekali Tangani Bullying

Rabu 22-04-2026,17:44 WIB
Reporter : Gusti
Editor : Gusti

PAGARALAMPOS.COM  – Kejaksaan Negeri Kota Pagar Alam berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pagar Alam menggelar workshop Bimbingan Teknis (Bimtek) pencegahan dan penanganan perundungan (bullying), bagi pendidik jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung SD Negeri 74 Kota Pagar Alam ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, dengan mengusung tema “Perempuan Berdaya dalam Kepemimpinan, Kesetaraan Akses dan Layanan Publik Inklusif.” Bimtek ini diikuti ratusan peserta yang terdiri dari para guru SMP di Kota Pagar Alam dengan penuh antusias.

Kepala Kejari Kota Pagar Alam, Dr Ira Febriana SH MSi, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi yang terjalin antara Kejari dan Disdikbud dalam mendukung peningkatan kualitas dunia pendidikan, khususnya dalam upaya pencegahan bullying di lingkungan Sekolah.

“Hari ini kita berbangga hati bisa hadir di acara ini untuk memperingati Hari Kartini bersama para guru dan pegawai perempuan di Kota Pagar Alam yang kita cintai. Kami juga berpesan kepada Kartini-Kartini Pagar Alam agar tetap semangat menghadapi tantangan zaman, terlebih di tengah efisiensi anggaran. Dengan niat baik, insyaallah apa yang kita harapkan dapat tercapai,” ujarnya.

BACA JUGA:Peringatan Hari Kartini 2026, Pemprov Sumsel Soroti Rendahnya Partisipasi Kerja Perempuan

BACA JUGA:Mengulas Perjalanan Hidup Kartini, Pahlawan Nasional yang Mengangkat Derajat Kaum Perempua

Ia menambahkan, Kejari akan terus mendukung berbagai program Disdikbud Kota Pagar Alam, khususnya dalam hal pengembangan karir, peningkatan pengetahuan, serta perluasan wawasan tenaga pendidik, agar proses belajar mengajar di Kota Pagar Alam semakin berkualitas.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Kota Pagar Alam, Novi Apriyadi SE MM, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung dunia pendidikan, termasuk dengan pihak Kejaksaan dan kepolisian.

“Kami terus bersinergi dengan Kejari Kota Pagar Alam, terutama dalam hal pendampingan di dunia pendidikan. Selain itu, melalui program Jaksa Masuk Sekolah dan kerja sama dengan Polres Pagar Alam, kami ingin memastikan tidak ada jarak antara pendidik dengan aparat penegak hukum,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para tenaga pendidik dapat semakin memahami langkah-langkah pencegahan dan penanganan bullying di sekolah, sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh siswa di Kota Pagar Alam.

Kategori :