Kekurangannya: kekuatan mesin yang rendah saat melaju di jalan tol, namun rasio gigi yang rendah memungkinkannya unggul di tanjakan.
BACA JUGA:Xiaomi Indonesia Perkenalkan Electric Scooter 6 Seriesdan dan Electric Scooter 6 Lite.
4. Toyota Starlet 1. 0 (1985–1990, seri EP70)
- Harga di pasaran: Rp35–50 juta
- Mesin: 1. 0L, ±55–60 PS / 80 Nm
- Pajak per tahun: ±Rp1 juta
Starlet dari seri awal ini dikenal handal dan ringan, sehingga cukup kuat untuk menanjak.
Kelebihannya: desain yang klasik dan adanya komunitas pecinta yang masih aktif.
Kekurangannya: usia mobil yang sudah tua sehingga perlu perawatan ekstra pada bodi dan suspensi.
BACA JUGA:Vivo V70 Series Hadir dengan Dual Portrait Master, Ini Kelebihannya 5. Suzuki S-Presso (2020–2021)
- Harga di pasaran: Rp100–120 juta
- Mesin: 1. 0L K10B, 68 PS / 90 Nm
- Pajak per tahun: ±Rp2 juta
S-Presso memiliki ground clearance yang tinggi (180 mm) sehingga aman dari goresan.
Kelebihannya: hemat bahan bakar (16–18 km/liter) dan desain yang unik.
Kekurangannya: interior yang sederhana dan fitur yang terbatas, tetapi tetap menjadi city car modern yang mampu menanjak dengan baik.
BACA JUGA:Samsung A35 2026: Kelebihan, Kekurangan, dan Harga Terbaru
Jika kamu mencari mobil bekas 1000cc yang terjangkau namun tetap dapat diandalkan, Karimun Kotak dan
Carry ST100 adalah pilihan klasik dengan perawatan yang mudah, Katana ideal untuk penggemar SUV tua,
Starlet memberikan sentuhan retro, sedangkan S-Presso menawarkan pilihan modern dengan efisiensi yang tinggi.
Walaupun kapasitinya kecil, mobil-mobil ini terbukti mampu menghadapi tanjakan berkat bobot yang ringan dan rasio gigi yang sesuai.
Dengan pajak yang murah dan konsumsi bahan bakar yang hemat, mereka cocok untuk menjadi mobil pertama atau kendaraan harian dalam jangka panjang.