PAGARALAMPOS.COM - Mobil Daihatsu Terios давно dikenal sebagai salah satu SUV andalan di Indonesia, terutama karena reputasinya yang tangguh di berbagai kondisi jalan.
Julukan “raja tanjakan” pun melekat kuat pada mobil ini, membuat banyak calon pembeli tertarik tanpa benar-benar memahami apa yang ada di balik performanya tersebut.
Salah satu rahasia utama Terios terletak pada konfigurasi penggerak roda belakang atau rear-wheel drive (RWD) yang digunakan.
BACA JUGA:Kupas Tuntas Kelebihan dan Kekurangan Daihatsu Terios, SUV Keluarga Favorit!
Sistem ini memungkinkan distribusi tenaga yang lebih optimal saat mobil menghadapi tanjakan curam atau jalanan licin.
Dibandingkan dengan penggerak roda depan, RWD memberikan traksi yang lebih baik dalam kondisi tertentu, terutama ketika membawa beban atau melintasi medan menantang. Selain itu, rasio gigi pada Terios juga dirancang untuk mendukung performa di medan berat. Akselerasi awal mungkin terasa tidak seagresif beberapa kompetitor,
BACA JUGA:Daihatsu Terios 2026 Segera Hadir? Bocoran Generasi Baru Bikin Calon Pembeli Tak Sabar
namun justru di situlah keunggulannya. Tenaga disalurkan secara lebih stabil, sehingga mobil tidak mudah
kehilangan momentum saat menanjak, terutama di jalan pegunungan atau daerah dengan kontur naik turun. Namun, ada hal yang jarang dibahas, yaitu karakter mesin Terios yang lebih fokus pada ketahanan dibandingkan performa instan.
Mesin ini dirancang agar tetap konsisten dalam jangka panjang, bukan sekadar memberikan tenaga besar dalam waktu singkat.
Hal ini membuatnya cocok untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh, meski bagi sebagian orang mungkin terasa kurang responsif di putaran bawah. Dari sisi kenyamanan, Terios juga mengalami banyak peningkatan pada generasi terbaru. Suspensi dibuat lebih stabil untuk menghadapi berbagai kondisi jalan di Indonesia,
BACA JUGA:Daihatsu Terios vs Toyota Rush: Perbedaan Fitur, Performa, dan Harga yang Perlu Anda Tahu
meskipun pada kecepatan tinggi di jalan tol, karakter bantingannya masih terasa khas SUV ladder frame yang sedikit lebih kaku dibandingkan crossover modern. Faktor lain yang sering luput dari perhatian adalah bobot kendaraan dan distribusi beban. Terios memiliki keseimbangan yang cukup baik antara bodi dan sasis,
sehingga tetap stabil saat menanjak maupun menurun. Ini menjadi salah satu alasan mengapa mobil ini banyak digunakan di daerah dengan kondisi geografis yang menantang.