Amati motor dari depan dan belakang. Roda depan dan belakang harus sejajar. Jika terlihat miring, ada kemungkinan rangka sudah pernah mengalami perbaikan.
5. Periksa Area Komstir dan Dudukan Mesin
Bagian leher motor dan dudukan mesin termasuk titik rawan. Cek apakah ada retakan, bekas las tambahan, atau posisi baut yang tidak normal.
6. Waspadai Karat Tersembunyi
Karat pada bagian rangka dapat menjadi tanda awal kerusakan serius. Jika ditutupi cat secara tidak wajar, sebaiknya lebih berhati-hati.
7. Lakukan Test Ride Singkat
Coba berkendara di jalan lurus. Jika motor terasa menarik ke satu sisi, ini bisa menjadi indikasi rangka tidak lagi presisi.
BACA JUGA:10 Ide Wallpaper Dinding Kamar yang Bikin Ruangan Terasa Lebih Nyaman dan Estetik!
8. Periksa Nomor Rangka
Pastikan nomor rangka terlihat jelas dan tidak ada tanda pengelasan atau pengamplasan di sekitarnya. Hal ini penting untuk memastikan keaslian struktur motor.
Dengan melakukan pengecekan secara teliti, risiko mendapatkan motor bekas dengan rangka bermasalah bisa diminimalkan, sehingga keamanan dan kenyamanan berkendara tetap terjaga.