Platform ini menyediakan enam fitur utama yang terintegrasi, yaitu UMKM Smart, Rumah BUMN, UMKM Media, Komunitas, Etalase Digital, dan Register NIB, serta didukung 750 modul pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan soft skill maupun hard skill pelaku usaha.
Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menambahkan bahwa LinkUMKM BRI dibangun sebagai ekosistem pembelajaran yang membantu UMKM memperkuat kapasitas usaha secara berkelanjutan.
BACA JUGA:Perkuat Manajemen Risiko, BRI Ungkap Strategi Jaga Kualitas Portofolio
“LinkUMKM mendorong pelaku UMKM meningkatkan kapasitas usaha melalui akses pelatihan yang relevan dengan kebutuhan bisnis. Ekosistem ini juga membuka peluang jejaring dan memperluas pasar di era digital. Dengan penguatan kapasitas berkelanjutan, kami berharap semakin banyak UMKM naik kelas dan memberi kontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional,” ujarnya.