PAGARALAMPOS.COM - Akses lintas negara yang menghubungkan dua kecamatan Dempo Tengah dan Selatan putus tak bisa dilalui kendaraan dikarenakan ditutupi material longsor.
Informasi yang dihimpun pagaralampos.com, bencana longsor yang terjadi tepatnya di Liku Lematang pada Kamis (12/3/2026) sekira pukul 20.45 WIB tersebut membuat akses lalulintas sempat lumpuh total, kendaraan tak bisa melintas.
Sementara itu, akibat bencana longsor yang merupakan akes utama menguhubungkan Kota Pagar Alam tersebut mendapat respon cepat dari pihak kepolisian dari Satlatnas dan Polsek Dempo Selatan dan Tengah, Yang saat itu langsung mengamankan lokasi longsor. Yang mana, hampir separuh badan jalan tertutup material longsor.
Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada SIK melalui Kasat Lantas AKP Herman SH melalui Kanit Gakkum Aiptu Saihu membenarkan bencana longsor di Liku Lematang yang merupakan jalur rawan longsor karena medan jalannya merupakan daerah terbing atau jurang.
BACA JUGA:Buruh di Pagar Alam Terkubur Hidup-hidup, Tertimbun Longsor Saat Menggali Pondasi Tembok Penahan
BACA JUGA:Polsek - BPBD Bersihkan Material Longsor, Jalan Lintas Negara Normal
"Saat ini, anggota Satlantas sudah kita terjunkan ke lokasi longsor untuk melakukan gatur jalan karena arus lalin tak sedikit dilalui kendaraan baik roda dua dan empat," katanya.
Kondisi material longsor yang menutup sebagian badan jalan tidak hanya tanah namun juga batuan cadas yang berukuran besar.
"Kondisinya cukup suilit dievakuasi dengan manual atau tenaga manusia, selain itu terjadi kerusakan pada jaringan Listrik PLN," ujarnya.
Untuk itu, diperlukan alat berat untuk membersihkan material longsor yang menutup badan jalan yang merupakan jalur jalan negara.
Lanjut Aiptu Saihu, hingga saat ini kondisi arus lalin sudah lancar namun sudah dikoordinasikan dengan Balai Besar Jalan Nasional.
"Hingga saat ini masih menunggu kedatangan alat berat dan koordinasikan dengan Pemerintah Kota Pagar Alam," pungkasnya.