PAGARALAMPOS.COM – Pasar tablet kelas entry level kembali kedatangan perangkat baru dengan hadirnya Infinix Xpad 20.
Tablet ini ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan perangkat terjangkau namun tetap mampu mendukung berbagai aktivitas, seperti belajar, pekerjaan ringan, hingga menikmati hiburan.
Salah satu daya tarik utama perangkat ini adalah kapasitas baterai besar 7.000 mAh yang dipadukan dengan dukungan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI), sehingga memberikan nilai tambah bagi pengguna di kelas harganya.
Dari segi desain, Infinix Xpad 20 tampil dengan gaya yang modern dan sederhana. Bodinya dibuat cukup ramping dengan sudut membulat sehingga terasa nyaman saat digenggam.
Meskipun menggunakan material plastik, finishing yang rapi membuat tampilannya tetap terlihat menarik dan tidak terkesan murah.
BACA JUGA:7 Inspirasi Denah Rumah 7x9 Meter di Desa, 2 Kamar Nyaman dengan Desain Sederhana dan Fungsional!
Tablet ini juga memiliki bobot yang relatif ringan, sehingga tetap nyaman digunakan dalam waktu lama, baik untuk membaca e-book maupun menonton film.
Pada bagian layar, Infinix membekali perangkat ini dengan panel berukuran cukup luas yang mendukung kebutuhan multimedia.
Resolusinya sudah memadai untuk tablet di kelas entry level dengan reproduksi warna yang cukup natural serta tingkat kecerahan yang nyaman untuk penggunaan di dalam ruangan.
Ukuran layar yang lega juga memudahkan pelajar atau mahasiswa ketika membuka dokumen, mengikuti kelas online, ataupun mengerjakan tugas melalui tablet.
Keunggulan lain yang menonjol adalah baterai berkapasitas 7.000 mAh. Dengan daya sebesar ini, tablet dapat digunakan seharian tanpa harus sering mengisi ulang baterai.
Untuk penggunaan ringan seperti browsing, menonton video streaming, atau mengakses media sosial, daya tahannya bahkan bisa mencapai lebih dari satu hari dalam sekali pengisian.
BACA JUGA:7 Ide Meja Sudut untuk Ruang Tamu Kecil, Bikin Ruangan Terlihat Lebih Luas dan Rapi!
Di sektor performa, Infinix Xpad 20 mengandalkan chipset yang dirancang untuk aktivitas sehari-hari. Meskipun bukan untuk menjalankan game berat atau multitasking ekstrem, performanya sudah cukup untuk menjalankan aplikasi produktivitas, pembelajaran daring, hingga game kasual.
Selain itu, kapasitas RAM yang cukup besar di kelasnya juga membantu menjaga performa tetap stabil saat beberapa aplikasi dijalankan secara bersamaan.