Masukan Forum RKPD Selaraskan 14 Program Wako dan Wawako

Selasa 10-03-2026,16:33 WIB
Reporter : Gusti
Editor : Gusti

PAGARALAMPOS.COM - Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah menghadiri rapat koordinasi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Pagar Alam Tahun 2027, bertempat di Balai Pertemuan Rumah Dinas Walikota Pagar Alam, Selasa, (10/3/2026).

Rapat koordinasi yang dihadiri oleh Wakil Ketua II DPRD, Anggota DPRD Dapil III Pagar Alam, serta seluruh RT dan RW wilayah Dapil III (Dempo Utara, Dempo Selatan dan Dempo Tengah), ini digelar dalam rangka untuk meningkatkan kinerja seluruh jajaran Pemerintah Daerah, dalam mewujudkan 14 Program Unggulan Walikota dan Wawako Pagar Alam. 

Pertemuan ini juga diisi dengan diskusi antara Pemkot Pagar Alam, Anggota DPRD beserta RT dan RW yang hadir, sehingga masyarakat dapat langsung memberikan masukan serta keluhan di setiap Kecamatan, Kelurahan dan di RT RW khususnya di wilayah Dapil III Kota Pagar Alam.

Dalam arahannya Walikota Pagar Alam mengajak seluruh RT dan RW yang hadir untuk saling bersinergi dalam melayani masyarakat, sebab ujung tombak dalam melayani masyarakat adalah RT RW. Karena mereka juga yang selama ini berhadapan langsung dengan masyarakat.

BACA JUGA:Belum Terealisasi Musrenbang, Masyarakat Dempo Utara Bangun Akses Pertanian

BACA JUGA:Nasdem dan Golkar Soroti Kejelasan Gaji PPPK Paruh Waktu

Walikota menyampaikan bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang telah dilaksanakan dari tingkat Kelurahan dan Kecamatan merupakan wujud nyata partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah sekaligus perencanaan pembangunan daerah.


Foto : Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah serahkan insentif RT RW atas pendistribusian PBB P-2 disela menghadiri rakor RKPD tahun 2027.--ist

"Perencanaan ini harus benar-benar matang dan waktu pelaksanaanya harus memperhatikan dampaknya, apakah dapat memunculkan masalah baru atau tidak nantinya," ungkap Wako.

Wako Ludi juga mengajak para RT RW untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan, terutama masalah pengolahan sampah, agar sampah tersebut bisa diolah menjadi bahan organik yang kemudian dapat digunakan untuk pertanian.

"Sebagaimana kita tahu bahwa Kota Pagar Alam mayoritas pertanian dan memiliki kawasan Agro," pungkasnya.

Kategori :