2026, Baznas Sumsel Optimis Himpun Zakat Rp50 Miliar

Jumat 06-03-2026,17:40 WIB
Reporter : Gusti
Editor : Gusti

PAGARALAMPOS.COM – Target penghimpunan zakat sebesar Rp50 miliar pada 2026 menjadi fokus utama Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Sumatera Selatan. Optimalisasi potensi zakat dari aparatur sipil negara (ASN) dan badan usaha milik negara (BUMN) diyakini menjadi kunci untuk merealisasikan angka tersebut.

Hingga awal Maret 2026, sekitar 70 persen ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tercatat rutin menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui Baznas Sumsel. Capaian ini dinilai cukup menggembirakan, meski masih terdapat sekitar 30 persen potensi yang bisa dimaksimalkan.

Kepala Baznas Sumsel, Darami, mengatakan zakat profesi ASN bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk kepedulian sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat. Menurutnya, partisipasi ASN memiliki peran strategis dalam memperluas jangkauan bantuan sosial di Sumsel.

“ASN yang berzakat melalui Baznas turut membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Dana yang terkumpul disalurkan secara tepat sasaran untuk berbagai program kemaslahatan,” ujarnya.

BACA JUGA:Kemenag Tetapkan Besaran Zakat Fitrah 1447 H, Kalau Uang Besarnya Segini

BACA JUGA:Sekda Sumsel Sindir Baznas Agar Transparan, Program Zakat Menyentuh Masyarakat

BACA JUGA:Gubernur Soroti BAZNAS Sumsel Terkait Dana Zakat

Bagi ASN yang belum mencapai nisab atau merasa belum mampu menunaikan zakat, Baznas tetap membuka ruang kontribusi melalui infak dan sedekah. Skema ini dinilai menjadi solusi agar partisipasi dapat menjangkau seluruh pegawai tanpa terkecuali.

Selain mengandalkan ASN, Baznas Sumsel juga membidik potensi zakat dari perusahaan skala nasional dan BUMN yang beroperasi di wilayah Sumatera Selatan. Pendekatan dilakukan melalui pembentukan dan penguatan unit pengumpul zakat (UPZ) di masing-masing perusahaan.

Saat ini tercatat sekitar 75 UPZ telah terbentuk, termasuk di perusahaan besar seperti PT Semen Baturaja dan PT Bukit Asam. Melalui mekanisme ini, zakat yang dihimpun diharapkan dapat lebih banyak disalurkan untuk masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.

BACA JUGA:Sekda Sumsel Sindir Baznas Agar Transparan, Program Zakat Menyentuh Masyarakat

Darami menegaskan, dana zakat yang terkumpul tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga diarahkan pada program pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi.

Dengan strategi kolaborasi antara ASN, OPD, dan BUMN, Baznas Sumsel optimistis target Rp50 miliar dapat tercapai sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat di Bumi Sriwijaya. 

Kategori :