BACA JUGA:Teras Rumah Disulap Jadi Cafe Mini Estetik, Ide Simpel Bikin Hunian Makin Kekinian
5. Lantai Bata Merah Ekspos
Untuk kesan vintage dan retro, susunan bata merah yang dipasang secara vertikal atau pola herringbone bisa menjadi pilihan.
Bata merah memiliki daya serap air yang baik dan memberikan rona warna hangat yang sangat kontras dengan hijaunya halaman desa.
6. Batu Granit Kasar (Gravel)
Menggunakan hamparan kerikil atau batu granit kecil yang dipadukan dengan jalan setapak (stepping stone) dari batu kali besar akan menciptakan nuansa ala taman Jepang di teras rumah desa Anda. Ini adalah solusi paling hemat biaya dan sangat efektif untuk drainase air hujan.
BACA JUGA:Hanya 2x1 Meter! Ini 9 Rahasia Model Teras Rumah Mungil yang Tetap Muat Bangku Tanpa Terasa Sesak
7. Tanah Liat Bakar (Terracotta)
Berbeda dengan keramik pabrikan, ubin tanah liat bakar atau terakota memiliki tekstur yang lebih kasar dan warna yang tidak seragam. Ketidaksempurnaan inilah yang membuat teras rumah desa tampak sangat otentik dan "mahal" secara estetika.
Mengapa Memilih Teras Tanpa Keramik?
Selain faktor estetika, teras tanpa keramik cenderung lebih ramah lingkungan karena membiarkan tanah tetap bisa bernapas dan menyerap air (pada beberapa model).
Selain itu, biaya perawatan dan pemasangannya seringkali jauh lebih terjangkau, sangat cocok bagi Anda yang sedang melakukan renovasi dengan anggaran terbatas namun tetap ingin hasil yang maksimal.