5 Cara Membuat Kandang Ayam Kampung dari Bambu yang Kokoh dan Estetik

Sabtu 07-03-2026,13:35 WIB
Reporter : Gita
Editor : Almi

PAGARALAMPOS.COM - Memulai bisnis ternak ayam kampung tidak harus selalu identik dengan modal besar. Salah satu pengeluaran terbesar biasanya ada pada pembuatan kandang

Namun, tahukah Anda bahwa dengan memanfaatkan bambu dan budget di bawah Rp500.000, Anda sudah bisa memiliki kandang yang layak, sehat, dan tahan lama?

Bambu dipilih karena sifatnya yang lentur, mudah didapat, dan memiliki sirkulasi udara yang jauh lebih baik dibandingkan material seng atau semen.

BACA JUGA:Desain Kandang Ayam Pedaging di Belakang Rumah, Praktis dan Menguntungkan!

Berikut adalah panduan praktis membangun kandang ayam kampung sederhana yang ramah di kantong.

1. Perencanaan Lokasi dan Desain "Panggung"

Langkah pertama yang krusial adalah menentukan lokasi. Pastikan kandang menghadap ke arah matahari terbit agar lantai tidak lembap dan bakteri mati terkena sinar UV.

Gunakan desain kandang panggung dengan tinggi kaki minimal 50 cm dari tanah. Desain ini efektif mencegah serangan predator seperti biawak atau ular, serta memudahkan pembersihan kotoran.

BACA JUGA:5 Desain Kandang Ayam Dry-Litter Terbaru 2026: Ternak Lebih Sehat, Lingkungan Tetap Nyaman

2. Pemilihan Bambu yang Tepat

Jangan asal pilih bambu. Untuk rangka utama, gunakan Bambu Betung atau Bambu Petung yang tebal dan kuat. Sedangkan untuk jeruji dinding, Anda bisa menggunakan Bambu Tali yang lebih mudah dibelah.

Pastikan bambu yang digunakan sudah tua agar tidak mudah dimakan bubuk (kumbang kayu) dalam hitungan bulan.

3. Teknik Pembelahan dan Penghalusan

Banyak pemula gagal karena kaki ayam terluka akibat bilah bambu yang tajam. Setelah bambu dibelah menjadi ukuran 2-3 cm, pastikan untuk menyerut bagian pinggirnya hingga halus.

Jarak antar bilah bambu untuk dinding sebaiknya berkisar 2-4 cm (tergantung umur ayam) agar sirkulasi udara lancar namun kepala ayam tidak terjepit.

Kategori :