Motif geometris, garis abstrak, atau pola dedaunan mampu menghadirkan sentuhan dekoratif tanpa terkesan berlebihan.
Model ini banyak digunakan pada rumah bergaya industrial dan modern tropis. Bagian rangka tetap menggunakan hollow agar kuat, sementara bagian tengah diberi panel motif sebagai aksen.
BACA JUGA:Rekomendasi Lampu Dinding Outdoor untuk Teras dan Halaman yang Estetik!
Hasilnya, pagar terlihat unik namun tetap minimalis.
3. Desain Horizontal Minimalis
Berbeda dengan model vertikal, pagar hollow horizontal memberikan kesan rumah lebih lebar. Cocok untuk rumah tipe 36 atau 45 yang memiliki lebar terbatas.
Agar tidak terlihat monoton, jarak antar hollow bisa dibuat bervariasi. Tambahan finishing powder coating juga membuat pagar lebih tahan karat dan awet terhadap cuaca ekstrem.
4. Kombinasi Besi Hollow dan Kayu
Tren 2026 juga menghadirkan perpaduan material. Besi hollow dipadukan dengan kayu solid atau kayu sintetis (WPC) untuk menghadirkan nuansa hangat.
Model ini cocok bagi Anda yang ingin rumah terasa lebih natural namun tetap modern.
Rangka utama menggunakan hollow hitam, sedangkan bagian tengah diisi papan kayu dengan finishing natural. Perpaduan ini membuat tampilan rumah lebih hidup dan tidak kaku.
BACA JUGA:Desain Kandang Ayam Pedaging di Belakang Rumah, Praktis dan Menguntungkan!
5. Pagar Sliding Minimalis
Untuk lahan terbatas, model pagar sliding atau geser semakin diminati. Sistem rel memudahkan akses keluar masuk tanpa memakan banyak ruang.
Desainnya tetap bisa menggunakan hollow vertikal atau horizontal sesuai selera.
Model ini sering dipilih pada rumah di kawasan perkotaan yang memiliki halaman sempit. Selain praktis, tampilannya juga terlihat modern dan rapi.