Keunggulan utama Minerva Electron M-2 terletak pada sistem baterai swap atau tukar baterai. Dengan teknologi ini, pengguna tidak perlu menunggu lama saat daya baterai habis.
Cukup datang ke stasiun penukaran baterai, lepaskan baterai kosong, dan gantikan dengan baterai yang sudah terisi penuh.
Sistem ini memberikan solusi atas kekhawatiran jarak tempuh dan waktu pengisian daya yang biasanya menjadi kendala motor listrik. Bagi pengguna dengan mobilitas tinggi, fitur swap ini tentu menjadi nilai tambah karena menghemat waktu secara signifikan.
Baterainya sendiri menggunakan teknologi lithium yang dikenal lebih ringan, tahan lama, dan memiliki siklus pengisian lebih banyak dibandingkan baterai konvensional.
Selain itu, sistem penguncian baterai dirancang aman sehingga tidak mudah terlepas saat motor digunakan.
BACA JUGA:Vivo V3 2026: HP Stylish dengan Performa Ngebut yang Wajib Kamu Pertimbangkan!
Performa Motor dan Jarak Tempuh
Untuk urusan performa, Minerva Electron M-2 dibekali motor listrik bertenaga yang mampu menghasilkan akselerasi responsif.
Tenaga instan khas motor listrik membuatnya nyaman digunakan saat stop-and-go di kemacetan kota.
Kecepatan maksimalnya cukup untuk kebutuhan harian, seperti berangkat kerja, ke kampus, atau aktivitas lainnya di dalam kota.
Sementara itu, jarak tempuh dalam sekali pengisian baterai dirancang mampu menempuh puluhan kilometer, tergantung gaya berkendara dan kondisi jalan.
Sistem pengereman sudah mengandalkan cakram pada roda depan dan belakang, memberikan kontrol lebih baik saat berkendara.
Suspensinya juga disesuaikan untuk kenyamanan di berbagai kondisi permukaan jalan.
Fitur Pendukung dan Keamanan
BACA JUGA:Samsung Galaxy A14: Murah Tapi Nggak Murahan, Ini Review Lengkapnya!
Minerva Electron M-2 juga dilengkapi berbagai fitur pendukung yang meningkatkan pengalaman berkendara.