Jeritan Pemuda Palembang di Kamboja, Gubernur Koordinasi Polda Sumsel Telusuri Kebenaran

Rabu 18-02-2026,20:09 WIB
Reporter : Gusti
Editor : Gusti

PAGARALAMPOS.COM - Sejumlah pemuda asal Sumatera Selatan mengaku terjebak dalam pekerjaan bermasalah di Kamboja setelah tergiur tawaran gaji tinggi. Melalui sebuah video yang viral di media sosial, mereka menyampaikan permohonan pertolongan kepada pemerintah daerah agar dapat dipulangkan ke tanah air.

Video berdurasi sekitar 57 detik yang diunggah akun @calvinblue_ itu memperlihatkan belasan pria menyampaikan permintaan langsung kepada Gubernur Sumsel Herman Deru dan Wali Kota Palembang Ratu Dewa. Dengan wajah tegang, mereka mengaku menjadi korban perekrutan kerja yang tidak jelas.

“Assalamualaikum. Untuk Bapak Herman Deru dan Bapak Ratu Dewa, kami warga Palembang meminta pertolongan untuk membantu kami pulang ke Palembang,” ujar salah satu pria dalam rekaman tersebut.

Dalam pengakuannya, para pemuda itu menyebut mengalami tekanan psikologis hingga perlakuan yang tidak manusiawi. Mereka juga mengklaim direkrut oleh pihak tertentu dengan iming-iming pekerjaan layak, namun kenyataannya jauh dari janji awal.

BACA JUGA:Palembang Percontohan Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue untuk Ribuan Anak Sekolah

BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Dorong Peningkatan Layanan Haji dan Umrah di Tahun Pertama Kementerian Baru

“Kami korban di sini, kami dijual orang. Ada yang sudah bekerja, tapi penuh tekanan dan penyiksaan. Tolong bantu kami,” tambahnya.

Menanggapi video yang viral tersebut, Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan pihaknya telah bergerak cepat untuk memastikan kebenaran informasi itu. Ia menginstruksikan Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumsel melakukan penelusuran dan koordinasi terkait keberadaan para pemuda tersebut.

“Saya sudah instruksikan Dinas Ketenagakerjaan untuk menelusurinya di sana. Tinggal menunggu laporan resmi,” kata Herman Deru, Rabu (18/2/2026).

Selain itu, ia mengungkapkan telah menggelar rapat dengan aparat penegak hukum, termasuk Polda Sumatera Selatan, menyusul informasi bahwa sebagian warga Sumsel dilaporkan telah berhasil kembali dari Kamboja.

“Kami tidak ingin terjebak pada persoalan legal atau ilegal. Yang terpenting mereka adalah warga Sumsel dan warga negara Indonesia yang harus kita selamatkan. Jika ada unsur pidana, itu ranah kepolisian. Pemerintah fokus memastikan mereka bisa pulang jika mendapat perlakuan tidak baik,” tegasnya.

BACA JUGA:Gubernur Paparkan Proyek Strategis Pelabuhan Tanjung Carat Dihadapan DPD PDIP Sumsel

BACA JUGA:Pengiriman Kelima, Gubernur - Pangdam Salurkan Bantuan Korban Bencana Alam Sumatera

Herman Deru juga mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak mudah tergiur tawaran kerja ke luar negeri tanpa kejelasan prosedur dan pihak perekrut.

“Bekerja di luar negeri itu sah, tetapi harus melalui jalur resmi dan memperhatikan aspek hukum serta norma moral. Apalagi jika yang direkrut adalah anak-anak muda,” ujarnya.

Kategori :