PAGARALAMPOS.COM - Alva N3 adalah skuter listrik paling terjangkau dalam lini produk Alva.
Kendaraan ini menyita perhatian karena desainnya yang ringkas dan memberikan pengalaman berkendara yang nyaman untuk mobilitas di perkotaan.
Bentuknya yang kecil dan kompak mengingatkan saya pada Honda Vario. Namun, ketika saya duduk di atasnya, pengalaman berkendara yang ditawarkan terasa sangat berbeda, terutama karena ini adalah motor listrik yang memiliki tenaga yang lebih halus dan tidak bising.
BACA JUGA:Benda LFC 700 Pro Resmi Meluncur Di Indonesia, Motor Cruiser Dengan Desain Futuristik
Posisi Duduk Ketika duduk di Alva N3, posisi berkendara terasa cukup nyaman untuk pemakaian sehari-hari.
Setangnya berada dekat dengan tubuh dan mudah dijangkau, meskipun posisinya agak rendah, tetap nyaman untuk digunakan saat berkendara di dalam kota. Sebagai skuter listrik, desainnya tidak membuat tubuh cepat merasa pegal. Namun, ada satu hal kecil mengenai ruang kaki.
Dek tengahnya tidak terlalu luas, sehingga jika Anda tipe pengendara yang sering membawa barang di area dek, mungkin akan terasa kurang praktis.
BACA JUGA:Inilah Varian Honda Beat 2026: Perbandingan Biaya CBS, Deluxe, dan Deluxe Smart Key Ketinggian joknya sekitar 770 mm, dan bagi saya yang memiliki tinggi sekitar 163 cm, masih cukup sesuai.
Meskipun, kaki tetap sedikit jinjit saat berhenti.
Artinya, bagi pengendara dengan tinggi badan yang lebih rendah, mungkin perlu sedikit menyesuaikan diri. Satu hal yang menarik, motor ini terasa sangat lincah ketika digunakan sehari-hari.
Jarak putarnya sempit, bobotnya terasa ringan saat sudah melaju, dan ini membuatnya mudah untuk bergerak di antara lalu lintas yang padat.
Jika dibandingkan dengan Alva Cervo yang memiliki dimensi lebih besar dan tenaga yang lebih besar, N3 jelas lebih mudah digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
BACA JUGA:Yamaha Jupiter Z1 Motornya Anak Muda Tahun 2026 Bobot Motor Namun, bobot motor ini cukup terasa saat dalam kondisi nonaktif.
Ketika harus memindahkannya di parkiran atau mendorong motor, terasa agak menyulitkan.
Ini adalah aspek yang mungkin tidak langsung terlintas, tetapi cukup terasa dalam pemakaian sehari-hari. Saat motor mulai melaju, pengalamannya sangat menyenangkan. Akselerasinya lembut dan senyap, seperti umumnya motor listrik. Tanggapan dari gasnya juga dibuat mirip dengan motor konvensional, sehingga terasa linier dan tidak mendadak.