Cabai Lebat Meski Tanpa Tanah, Ini Trik Menanam Pakai Cocopeat agar Cepat Panen

Rabu 11-02-2026,08:54 WIB
Reporter : Elis
Editor : Almi

PAGARALAMPOS.COM - Harga cabai yang sering tidak stabil mendorong banyak orang memilih menanam sendiri di rumah. Selain bisa menekan pengeluaran, cara ini juga memastikan stok cabai segar selalu tersedia untuk kebutuhan dapur sehari-hari.

Keterbatasan lahan dan kondisi tanah yang kurang ideal kerap menjadi kendala utama. Karena itu, cocopeat hadir sebagai alternatif media tanam yang praktis.

Berasal dari serabut kelapa, cocopeat makin populer di tahun 2026 berkat kemampuannya menahan air dalam jumlah besar serta strukturnya yang mendukung perkembangan akar cabai.

Supaya tanaman cabai tidak hanya tumbuh sehat, tetapi juga cepat berbuah dan menghasilkan panen melimpah, ada tujuh hal penting yang perlu diperhatikan.

1. Bersihkan Cocopeat Sebelum Digunakan

Cocopeat yang masih mentah biasanya mengandung tanin dan sisa garam alami. Zat ini dapat menghambat pertumbuhan tanaman.

BACA JUGA:Bertenaga dan Berteknologi Tinggi: Fitur Unggulan TVS Apache RR 310 yang Terinspirasi Dunia Balap

Rendam cocopeat dalam air bersih, remas perlahan, lalu buang airnya. Ulangi proses ini sebanyak dua hingga tiga kali sampai air rendaman terlihat jernih.

2. Campurkan dengan Media Penunjang

Cocopeat memang unggul dalam menyimpan air, tetapi miskin unsur hara. Agar tanaman mendapat nutrisi yang seimbang, kombinasikan cocopeat dengan arang sekam dan kompos atau pupuk kandang. Komposisi 2:1:1 membantu media tetap gembur dan mengurangi risiko akar membusuk.

3. Rutin Beri Pupuk Tambahan

Karena tidak mengandung nutrisi alami, tanaman cabai di media cocopeat membutuhkan pemupukan rutin. Pupuk cair, AB mix, atau NPK bisa digunakan sesuai kebutuhan tanaman. Teknik pengocoran nutrisi seminggu sekali cukup efektif untuk mendukung pertumbuhan dan pembentukan buah.

4. Kendalikan Intensitas Penyiraman

Daya serap air cocopeat yang tinggi membuat penyiraman tidak perlu dilakukan terlalu sering. Siram tanaman ketika bagian atas media mulai mengering. Kondisi media yang terlalu basah justru dapat memicu jamur dan busuk pada batang.

BACA JUGA:Bertenaga dan Berteknologi Tinggi: Fitur Unggulan TVS Apache RR 310 yang Terinspirasi Dunia Balap

Kategori :