Tanaman Rendah: Seperti Sansivera atau Pakis untuk mengisi celah di bawahnya.
Elemen Air: Tambahkan pancuran air kecil berbahan batu alam di sudut taman mini untuk memberikan efek suara gemericik yang menenangkan.
BACA JUGA:Desain Teras Rumah Klasik yang Memberi Kesan Mewah dan Grand!
3. Lantai Kayu Komposit atau Batu Sikat
Untuk memperkuat nuansa alami, hindari penggunaan keramik mengkilap yang licin. Gunakan lantai kayu komposit (WPC) yang tahan cuaca atau susunan batu sikat (koral sikat) dengan pola geometris sederhana.
Selain menambah nilai estetik, material ini memberikan tekstur yang lebih alami saat dipijak tanpa alas kaki.
4. Pencahayaan "Warm White" yang Dramatis
Saat malam hari, teras luas Anda harus bertransformasi menjadi area yang syahdu. Gunakan lampu taman hidden LED di balik tanaman dan lampu gantung berbahan anyaman bambu atau rotan di atas area kursi.
Cahaya kuning hangat (warm white) akan menonjolkan tekstur kayu dan hijau tanaman secara elegan.
5. Dekorasi Pelengkap: Karpet Rami dan Meja Kayu
Tambahkan karpet dari serat rami (jute rug) di bawah kursi rotan untuk memberikan batas area santai. Gunakan meja kopi kecil dari potongan kayu utuh (log wood) sebagai pelengkap.
Kombinasi material-material organik ini akan membuat teras Anda terasa sangat menyatu dengan alam.
Tips Perawatan: Agar kursi rotan tetap awet di area teras, pastikan area tersebut terlindungi oleh kanopi transparan untuk menghindari paparan air hujan langsung secara terus-menerus, namun tetap membiarkan cahaya matahari masuk menyinari taman mini Anda.