PAGARALAMPOS.COM - Pada rumah modern, kanopi tidak lagi dipandang hanya sebagai pelindung dari hujan dan paparan sinar matahari.
Elemen ini kini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter tampilan depan rumah. Sayangnya, perhatian sering kali terpusat pada bentuk atap kanopi, sementara tiang penyangga justru kerap diabaikan.
Padahal, material tiang kanopi sangat menentukan kekuatan konstruksi, ketahanan terhadap cuaca, hingga tingkat keamanan. Pemilihan bahan yang kurang tepat berisiko menimbulkan masalah seperti korosi, perubahan bentuk, bahkan gangguan struktural.
Oleh sebab itu, menentukan material tiang kanopi perlu dilakukan dengan pertimbangan matang, baik dari sisi teknis maupun visual.
Alasan Material Tiang Kanopi Tidak Boleh Dipilih Sembarangan
Tiang kanopi berperan sebagai penyangga utama yang menahan beban atap serta menghadapi tekanan angin dan perubahan cuaca sepanjang waktu.
BACA JUGA:Desain Teras Rumah Klasik yang Memberi Kesan Mewah dan Grand!
Dalam kondisi iklim tropis, material yang digunakan harus memiliki daya tahan tinggi terhadap panas, hujan, dan kelembapan.
Selain itu, bahan tersebut sebaiknya tidak mudah berkarat atau lapuk serta mampu menjaga stabilitas struktur dalam jangka panjang.
Faktor estetika juga tidak kalah penting, karena keselarasan antara tiang kanopi dan desain rumah akan membuat tampilan fasad terlihat lebih menyatu dan bernilai.
4 Material Tiang Kanopi yang Kuat Sekaligus Menarik Secara Visual
1. Baja Ringan Galvalum
Baja ringan dengan lapisan galvalum banyak digunakan pada hunian bergaya modern dan minimalis.
BACA JUGA:Bocoran Desain All New Yamaha Mio 2026, Selamat Tinggal Bodinya yang Kecil
Meski bobotnya ringan, material ini tetap memiliki kekuatan struktural yang baik. Lapisan aluminium dan zinc berfungsi melindungi baja dari risiko karat, sementara harganya relatif terjangkau.