4. Pagar Beton Rendah dengan Lisplang Geometris
Pagar beton rendah memberikan kesan terbuka namun tetap aman. Lisplang geometris pada bagian atap atau kanopi membuat desain lebih berkarakter.
Kelebihan: terlihat luas dan tidak tertutup.
BACA JUGA:Rooftop Minimalis Makin Digemari, Area Santai Favorit di Rumah 2 Lantai yang Estetik dan Fungsional
5. Pagar Sliding Modern dengan Lisplang Kanopi Depan
Pagar sliding sangat fungsional untuk lahan sempit. Kombinasikan dengan lisplang pada kanopi depan agar tampilan rumah lebih menyatu.
Ideal untuk: rumah perkotaan.
6. Pagar Minimalis Motif Laser Cut + Lisplang Simetris
Motif laser cut memberikan detail artistik pada pagar minimalis. Lisplang simetris memperkuat kesan modern futuristik.
Kesan: unik tapi tetap rapi.
BACA JUGA:Gaya Japandi Masih Jadi Favorit, Desain Rumah Tenang dan Fungsional Diprediksi Bertahan hingga 2026
7. Pagar Putih Minimalis dengan Lisplang Natural Stone
Pagar putih polos bisa terlihat lebih hidup jika dipadukan dengan lisplang atau dinding depan bermaterial batu alam.
Tampilan: natural, elegan, dan timeless.
8. Pagar Tinggi dengan Lisplang Model Frame
Untuk privasi lebih, gunakan pagar tinggi dengan desain frame kotak. Lisplang model frame di fasad akan membuat rumah tampak lebih tegas dan modern.