PAGARALAMPOS.COM - Memasuki 2026, konsep rumah intergenerational semakin banyak diterapkan karena mampu mengakomodasi kebutuhan seluruh anggota keluarga dari berbagai usia.
Dalam konsep ini, setiap area rumah perlu dirancang lebih adaptif, termasuk teras yang kerap luput dari perhatian.
Bagi lansia, teras berperan sebagai area peralihan yang menghubungkan ruang dalam dan luar hunian. Jika desainnya kurang aman, teras dapat menjadi titik rawan kecelakaan seperti terpeleset atau tersandung.
Oleh sebab itu, perancangan teras ramah lansia harus menitikberatkan pada aspek keamanan tanpa menghilangkan unsur keindahan.
Berikut 9 inspirasi desain teras ramah lansia yang aman, nyaman, dan tetap sedap dipandang:
1. Teras dengan Akses Landai
Penggunaan jalur landai sebagai pengganti tangga memudahkan mobilitas lansia dan pengguna alat bantu jalan. Kemiringan sebaiknya dibuat ringan agar tetap nyaman dilalui, serta dilengkapi permukaan bertekstur untuk meminimalkan risiko licin saat hujan.
BACA JUGA:Rekomendasi 5 Desain Kandang Ayam dari Seng Bekas: Solusi Ekonomis untuk Peternak Mandiri
2. Lantai dengan Daya Cengkeram Tinggi
Lantai teras idealnya menggunakan material bertekstur kasar atau matte yang tidak mudah licin. Selain keramik anti-slip, kayu komposit juga bisa menjadi alternatif karena alurnya membantu meningkatkan keamanan pijakan.
3. Handrail yang Stabil dan Ergonomis
Pegangan tangan berfungsi sebagai penopang tambahan saat berjalan. Pilih material yang kuat, nyaman digenggam, dan tidak licin. Saat ini, handrail dapat dirancang selaras dengan konsep rumah agar tetap tampil estetis.
4. Permukaan Teras Sejajar dengan Lantai Rumah
Menyamakan ketinggian lantai teras dengan lantai interior akan mengurangi risiko tersandung. Untuk mencegah air hujan masuk ke rumah, gunakan sistem drainase ramping di area depan pintu.
BACA JUGA:Rekomendasi Laptop Lenovo Legion Slim 5, Kinerja Gaming dan Desain
5. Pencahayaan Otomatis
Lampu teras dengan sensor gerak membantu menjaga visibilitas, terutama di malam hari. Sistem ini akan menyala secara otomatis saat mendeteksi aktivitas, sehingga lansia dapat melangkah dengan lebih aman.
6. Tempat Duduk yang Nyaman dan Aman
Sediakan kursi dengan sandaran punggung serta penopang tangan agar lansia mudah duduk dan bangun. Kursi berbahan kayu solid atau rotan dengan bantalan empuk lebih direkomendasikan dibandingkan kursi rendah tanpa sandaran.
7. Taman Vertikal yang Praktis
Untuk menghadirkan elemen hijau tanpa mengganggu ruang gerak, taman vertikal bisa menjadi pilihan. Lansia tetap dapat menikmati suasana segar tanpa harus membungkuk atau menghalangi jalur berjalan.
BACA JUGA:Dapur Aman untuk Orang Tua: 8 Desain Ergonomis yang Nyaman dan Ramah Lansia
8. Pintu Geser dengan Bukaan Luas
Pintu geser lebih ringan dioperasikan dan tidak membutuhkan ruang ayun. Bukaan yang lebar juga memudahkan akses bagi pengguna kursi roda maupun alat bantu jalan.
9. Teras dengan Atap Pelindung
Kanopi atau atap tambahan berfungsi melindungi teras dari hujan dan panas berlebih. Dengan lantai yang tetap kering dan area yang teduh, teras akan lebih aman digunakan kapan pun.