Ruangan bernuansa monokrom seperti putih atau abu-abu akan terlihat lebih hidup dengan lukisan yang memiliki aksen warna hangat atau tegas, seperti terracotta atau hijau emerald, sebagai focal point.
Untuk interior dengan dominasi elemen kayu, lukisan berpalet earth tone seperti cokelat, krem, atau hijau zaitun akan menciptakan suasana yang lebih hangat dan menenangkan.
3. Perhatikan Ukuran dan Tata Letak
Ukuran lukisan yang proporsional membantu menjaga keseimbangan visual ruangan.
BACA JUGA:Rekomendasi Laptop Lenovo Legion Slim 5, Kinerja Gaming dan Desain
Aturan dua pertiga dapat dijadikan acuan, di mana lebar lukisan idealnya sekitar dua pertiga dari lebar furnitur yang berada di bawahnya.
Untuk kenyamanan visual, posisi lukisan sebaiknya dipasang dengan titik tengah sejajar tinggi pandangan mata orang dewasa.
4. Gunakan Bingkai Sederhana dan Minimalis
Bingkai berfungsi mempertegas tampilan lukisan. Untuk gaya minimalis, pilih bingkai simpel seperti floating frame berbahan kayu tipis atau aluminium hitam.
Hindari bingkai dengan ornamen besar atau ukiran berat karena dapat mengurangi kesan ringan dan bersih yang menjadi ciri utama interior minimalis.