Anti Gagal! Tips Menanam Cabai Rawit Hijau di Polybag untuk Hasil Panen Maksimal

Selasa 27-01-2026,17:56 WIB
Reporter : Elis
Editor : Almi

Bibit siap dipindahkan setelah memiliki 2–3 daun sejati. Saat memindahkan, lakukan secara perlahan agar akar tidak rusak.

Tanam bibit di tengah polybag dengan kedalaman sekitar 1–2 cm. Pastikan tanaman berdiri tegak supaya pertumbuhan batang lebih kuat dan seimbang.

4. Perawatan Cabai Rawit di Polybag

Penyiraman

Lakukan penyiraman rutin setiap pagi atau sore hari. Hindari air berlebihan karena dapat menyebabkan akar membusuk. Saat musim hujan, penyiraman bisa dikurangi.

Pemupukan

Berikan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang setiap dua minggu sekali. Ketika tanaman mulai berbunga dan berbuah, tambahkan pupuk NPK secukupnya untuk mendukung pembentukan buah. Pupuk cair atau pupuk daun dapat diberikan sebagai nutrisi tambahan.

BACA JUGA:Rekomendasi 5 Desain Kandang Ayam dari Seng Bekas: Solusi Ekonomis untuk Peternak Mandiri

Pemangkasan dan Penopang

Buang daun atau cabang yang tidak produktif agar nutrisi terserap maksimal ke bagian tanaman yang menghasilkan buah. Jika tanaman tumbuh tinggi, pasang ajir sebagai penyangga agar batang tidak mudah rebah.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama seperti kutu daun dan ulat kerap menyerang tanaman cabai. Lakukan pemeriksaan rutin dan gunakan pestisida alami, misalnya dari bawang putih, daun pepaya, atau larutan sabun cair. Pestisida kimia sebaiknya digunakan seperlunya dan sesuai anjuran.

5. Ciri Cabai Rawit Hijau Siap Panen

Cabai rawit hijau umumnya dapat dipetik pada usia 75–90 hari setelah tanam. Buah siap panen ditandai dengan ukuran maksimal, warna hijau cerah, serta tekstur yang padat dan kenyal saat disentuh.

BACA JUGA:Honda Brio Satya 2026 vs Model Lama: Harga Rp183 Juta, Fitur Baru, dan Penyegaran Desain yang Bikin Penasaran

6. Pemangkasan untuk Meningkatkan Hasil

Kategori :