Bagi Anda yang menyukai detail seni, pagar bambu anyaman adalah pilihannya. Bukan anyaman tradisional biasa, Anda bisa menggunakan bilah bambu yang lebar dan tebal untuk menciptakan anyaman silang yang kokoh.
Kesan: Eksklusif, artistik, dan memberikan tekstur yang kaya pada fasad rumah.
Tips Estetik: Tambahkan pencahayaan warm white dari bawah pagar di malam hari untuk menonjolkan tekstur anyamannya.
BACA JUGA:Inspirasi Desain Pagar Balkon Lantai 2 Modern yang Bikin Tampilan Rumah Makin Mewah!
4. Pagar Bambu Kombinasi Batu Alam (Rustic Earthy)
Kombinasi antara bambu dan batu alam (seperti batu kali atau bronjong) menciptakan benteng pertahanan rumah yang sangat solid namun tetap terlihat alami. Bambu ditempatkan di bagian atas, sementara fondasi bawah menggunakan susunan batu.
Kesan: Tangguh, kokoh, dan memberikan suasana resor atau villa mewah.
Tips Estetik: Cocok untuk rumah dengan banyak tanaman hijau atau taman depan yang luas.
BACA JUGA:Rumah Hijau dan Adem: 8 Model Pagar Teh-Tehan yang Estetik untuk Hunian Modern
5. Model "Split Bamboo" dengan Pola Geometris
Alih-alih menyusun bambu secara lurus, Anda bisa membelah bambu (split) dan merangkainya menjadi pola geometris seperti garis-garis miring (herringbone) atau pola wajik.
Kesan: Dinamis, kreatif, dan sangat cocok untuk rumah bergaya bohemian atau industrial.
Tips Estetik: Padukan dengan tanaman rambat seperti Lee Kuan Yew untuk menambah kesan tropis.
BACA JUGA:7 Model Pagar Besi dan Batu Alam Andesit yang Membuat Rumah Terlihat Mewah
Rahasia Agar Pagar Bambu Tahan Lama (Hingga 10 Tahun)
Kekhawatiran utama pagar bambu adalah pelapukan dan serangan rayap. Para ahli lanskap menyarankan beberapa langkah berikut: