PAGARALAMPOS.COM – Musisi muda asli Kota Pagar Alam, Andre Dinata atau yang lebih dikenal sebagai pentolan Band Bekubang, sukses menggelar showcase perdana dalam perjalanan karier musik profesionalnya. Acara yang berlangsung di Tropis Cafe, Sabtu malam (10/1), menjadi momen bersejarah sekaligus ajang temu kangen Andre dengan para penggemar di kota kelahirannya.
Sejak sebelum pintu masuk dibuka, antusiasme penonton sudah terasa. Sekitar 150 penonton memadati area Tropis Cafe, menandakan besarnya dukungan terhadap musisi lokal yang kini mulai menapaki jalur profesional.
Rangkaian acara dimulai pukul 19.00 WIB, diawali dengan penampilan band-band pelajar dari berbagai sekolah di Pagar Alam yang turut menyemarakkan suasana.
Sorak sorai penonton semakin memuncak saat Bekubang naik ke atas panggung sebagai penampil utama. Andre Dinata tampil penuh energi, membawakan karya-karya orisinal yang selama ini menjadi identitas musikal Bekubang. Penampilan puncak ini sekaligus menutup rangkaian showcase dengan atmosfer hangat dan penuh apresiasi.
BACA JUGA:Mengungkap 10 Kegiatan Unik Para Musisi Rock Selain Manggung
BACA JUGA:Misteri Kepribadian Terungkap, Inilah 4 Cara Membaca watak Seseorang, No 2 kayak Penyanyi!
Lebih dari sekadar pergelaran musik dan ajang jumpa penggemar, showcase perdana ini menjadi ruang pertemuan lintas komunitas. Berbagai elemen pemuda, pelaku seni, penggemar musik, hingga perwakilan desa wisata hadir dan berbaur dalam satu semangat kolaborasi.
Foto : Group Band Bekubang bersama muda mudi Pagar Alam di Tropis Cafe.--ist
Acara ini mencerminkan kuatnya dukungan terhadap generasi muda Pagar Alam yang berani berkarya dan membawa nama daerah ke panggung yang lebih luas.
Dalam penampilannya, Andre tidak hanya menyuguhkan musik, tetapi juga menggagas kolaborasi lintas komunitas kreatif, mulai dari seniman visual, media kreatif, hingga event organizer. Seluruh unsur tersebut bersatu merayakan identitas lokal dalam balutan konsep kreatif yang segar dan kekinian.
Pentolan Bekubang yang juga berperan sebagai vokalis, Andre Dinata, S.Sn, menyampaikan bahwa showcase ini lahir dari semangat kebersamaan dan keinginan untuk tumbuh bersama. “Showcase ini adalah titik awal perjalanan saya di musik profesional. Namun lebih dari itu, ini adalah ruang bersama bagi kawan-kawan kreatif Pagar Alam untuk saling mendukung dan bertumbuh,” ungkap Andre.
Ia juga menegaskan bahwa karya-karya yang lahir dari daerah memiliki karakter kuat dan layak untuk diperkenalkan ke publik yang lebih luas, baik di tingkat regional maupun nasional.
Kolaborasi semakin bermakna dengan keterlibatan Desa Wisata Gunung Dempo yang turut menghadirkan nuansa lokal dan semangat pariwisata kreatif. Kehadiran desa wisata ini menjadi simbol bahwa seni, budaya, dan pariwisata dapat berjalan beriringan dalam membangun citra positif daerah.
BACA JUGA:Berikan Rasa Aman di Wisata Gunung Dempo Pagar Alam, Samapta Patroli Dialogis
BACA JUGA:Desa Wisata Gunung Dempo Pertahankan Dominasi pada APDW Sumsel