Pilihlah keramik yang memiliki tekstur kasar atau berpori untuk mencegah kepelesetan, khususnya di area yang sering basah.
Hindari keramik yang terlalu halus atau mengilap, karena bisa berisiko menyebabkan selip. 2. Daya Tahan dan Material
Keramik untuk kamar mandi harus mampu bertahan di bawah air, kelembaban, dan perubahan suhu.
Material seperti granit atau batu alami merupakan pilihan yang baik untuk memastikan ketahanan dalam jangka panjang.
BACA JUGA:Lahan 6×8 Meter? Ini Inspirasi Desain Rumah Sederhana yang Nyaman 3. Ukuran dan Pola Keramik
Keramik berukuran kecil biasanya lebih aman karena memiliki lebih banyak garis nat yang memberikan tambahan cengkeraman.
Selain itu, pola keramik juga dapat memengaruhi estetika ruang mandi Anda. 4. Desain dan Warna
Sesuaikan desain dan warna keramik dengan tema kamar mandi Anda.
Warna netral seperti putih, abu-abu, atau beige cocok untuk menciptakan suasana luas dan bersih, sedangkan warna-warna cerah dapat memberikan nuansa ceria.
BACA JUGA:Sentuhan Modern di Ruang Tamu: 11 Inspirasi Sofa Bundar yang Nyaman dan Berkelas 5. Perawatan dan Kebersihan
Pastikan keramik yang Anda pilih mudah dibersihkan untuk menjaga kebersihan kamar mandi.
Pilihlah keramik yang tidak mudah menyerap noda agar perawatannya lebih sederhana. Dengan mempertimbangkan aspek-aspek di atas, Anda dapat memilih keramik kamar mandi anti selip yang tidak hanya aman tetapi juga mempercantik penampilan ruangan. Memilih keramik kamar mandi anti selip yang tepat tidak hanya berkaitan dengan keamanan, tetapi juga dengan estetika.
Dengan berbagai pilihan yang telah dibahas, Anda bisa menemukan keramik yang sesuai dengan kebutuhan dan selera Anda.