3. Perawatan dan Servis
Mobil Listrik: Salah satu keunggulan mobil listrik adalah biaya perawatan yang lebih rendah. Mobil listrik memiliki lebih sedikit komponen bergerak dibandingkan mobil bensin, sehingga lebih jarang mengalami kerusakan.
Tidak ada kebutuhan untuk mengganti oli, sistem transmisi lebih sederhana, dan beberapa model memiliki garansi panjang untuk baterai mereka. Namun, biaya penggantian baterai jika rusak bisa menjadi faktor yang cukup besar.
Mobil Bensin: Mobil bensin memerlukan perawatan yang lebih intensif karena banyaknya komponen mekanik seperti mesin pembakaran, sistem transmisi, dan filter udara. Penggantian oli, penyetelan mesin, dan pemeriksaan rutin juga menjadi biaya tambahan yang harus diperhitungkan.
Dengan kata lain, meskipun biaya perawatan mobil bensin tidak setinggi mobil listrik, biaya tersebut bisa lebih sering muncul dan lebih mahal dalam jangka panjang.
BACA JUGA:Ingin Punya Polytron G3? Begini Simulasi Angsuran Kredit Mobil Listrik SUV Terbaru
4. Efisiensi Energi dan Jarak Tempuh
Mobil Listrik: Dari segi efisiensi energi, mobil listrik jauh lebih unggul. Dengan sekali pengisian daya, mobil listrik bisa menempuh jarak yang cukup jauh tergantung pada model dan kapasitas baterainya.
Rata-rata, mobil listrik dapat menempuh sekitar 200-400 km dalam sekali pengisian penuh. Bahkan, ada beberapa mobil listrik dengan daya jangkau lebih dari 500 km. Efisiensi ini membuat mobil listrik sangat hemat untuk digunakan sehari-hari.
Mobil Bensin: Mobil bensin memiliki jangkauan lebih jauh dalam sekali pengisian bahan bakar, tetapi dengan biaya per kilometer yang lebih tinggi.
Jarak tempuh per liter bahan bakar bervariasi tergantung pada tipe mobil, namun umumnya berkisar antara 10-15 km per liter. Namun, faktor biaya bahan bakar yang lebih tinggi membuat biaya perjalanan jauh lebih besar dibandingkan mobil listrik.
5. Dampak Lingkungan
Mobil Listrik: Mobil listrik memiliki dampak lingkungan yang lebih rendah, terutama jika sumber listrik yang digunakan berasal dari energi terbarukan.
Mobil listrik tidak menghasilkan emisi langsung saat digunakan, sehingga sangat mendukung pengurangan polusi udara di kota-kota besar. Namun, proses pembuatan baterai dan limbah baterai tetap menjadi tantangan lingkungan yang harus dikelola dengan baik.
Mobil Bensin: Mobil bensin menghasilkan emisi gas buang yang berkontribusi pada pemanasan global dan polusi udara. Meskipun mobil bensin semakin efisien, dampaknya terhadap lingkungan tetap jauh lebih besar dibandingkan mobil listrik.