Transmisi otomatis (AGS) mendapat kritik terasa lambat atau “aneh” bagi sebagian pengemudi Banyak pengguna menyebut transmisi AGS pada Ignis kurang responsif, terutama saat akselerasi atau di kondisi stop-and-go.
Ruang bagasi dan kapasitas penyimpanan terbatas Meskipun kabin relatif lega, ruang bagasi tidak terlalu besar. Untuk keluarga yang sering membawa banyak barang atau koper besar, ini bisa jadi kendala.
Desain belakang dianggap kurang proporsional oleh sebagian orang Ada kritik bahwa bagian belakang mobil (bodi + fender + stoplamp) terasa “aneh” atau kurang selaras dibanding bagian depan, sehingga estetika keseluruhan jadi subyektif.
Suspensi & kenyamanan berkendara agak kompromi Karena karakter kompak dan ringan, suspensi terasa agak keras dan kurang nyaman jika melewati jalan rusak atau beban
BACA JUGA:Jaecoo J7 vs J8: Adu Teknologi, Performa, dan Kenyamanan untuk Mobil Harian Anda
Untuk Siapa Suzuki Ignis Cocok / Kurang Cocok
Cocok untuk kamu yang:
Butuh mobil kompak, lincah, irit bahan bakar cocok untuk mobilitas harian di kota, jalan sempit, atau sebagai mobil pertama.
Ingin mobil dengan tampilan agak SUV, lebih gaya dan berbeda dari hatchback biasa.
Memprioritaskan fitur modern + kenyamanan dasar tanpa harus bayar mahal.
Tidak terlalu sering membawa beban berat atau penumpang penuh cocok untuk 2–4 orang dan pemakaian harian/single keluarga kecil.
Kurang cocok jika kamu:
Membutuhkan performa mesin tangguh untuk beban berat, tanjakan, atau perjalanan jauh sering.
Butuh bagasi besar atau sering membawa barang volumetrik.
Menginginkan transmisi otomatis yang responsif seperti mobil mahal terutama jika kamu tidak nyaman dengan karakter AGS.