5. Oleskan Salep atau Gel yang Tepat
Beberapa produk seperti salep antibiotik atau gel khusus luka bakar dapat membantu mencegah infeksi dan mempercepat pemulihan.
Pilih obat yang direkomendasikan dokter atau yang memang diperuntukkan untuk luka bakar ringan.
6. Konsumsi Cukup Cairan dan Nutrisi
BACA JUGA:Mesin Cuci dan Pakaianmu: 5 Kesalahan yang Sering Bikin Pakaian Rusak
Proses penyembuhan luka membutuhkan cairan dan nutrisi yang cukup. Minumlah air putih lebih banyak dan perbanyak asupan makanan yang kaya protein, vitamin C, dan seng (zinc) untuk mempercepat regenerasi kulit.
7. Jaga Luka dari Paparan Matahari
Kulit yang baru sembuh dari luka bakar cenderung lebih sensitif. Hindarkan area tersebut dari paparan sinar matahari langsung karena bisa menimbulkan iritasi atau perubahan warna kulit permanen.
Jika perlu keluar rumah, gunakan pelindung seperti pakaian longgar atau tabir surya.
BACA JUGA:7 Jenis Sayuran yang Dapat Ditanam Ulang Cukup dengan Air, Praktis dan Irit
Hal yang Harus Dihindari
Selain langkah perawatan, ada pula beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan saat merawat luka bakar:
Jangan mengoleskan pasta gigi, mentega, atau minyak pada luka bakar. Bahan-bahan tersebut justru bisa memerangkap panas dan memicu infeksi.
Hindari penggunaan obat sembarangan tanpa rekomendasi medis, terutama bahan yang mengandung alkohol karena bisa memperparah iritasi.
BACA JUGA:Fenomena Star Syndrome: Saat Popularitas Menjadi Racun Bagi Kehidupan
Jangan menempelkan es langsung ke kulit karena dapat menyebabkan kerusakan jaringan lebih parah.