Peran tokoh masyarakat sangat besar dalam mendirikan sekolah ini.
Mereka bergotong royong membangun ruang belajar sederhana bersama sama.
Orang tua menyumbang tenaga bahan dan doa agar lancar.
Semua percaya pendidikan adalah jalan menuju masa depan cerah.
BACA JUGA:Mari Ikuti, Jejak Sungai yang Jadi Saksi Sejarah Kehidupan Leluhur Kita
Kehadiran sekolah pertama juga mengubah pola pikir warga.
Dulu banyak orang mengira belajar hanya untuk bangsawan.
Namun lambat laun masyarakat sadar semua anak berhak sekolah.
Kesadaran itu membuat jumlah murid semakin bertambah tiap tahun.
BACA JUGA:Jejak Perkembangan Wisata di Bukit Sylvia Labuan Bajo: Kombinasi Alam dan Sejarah
Guru yang mengajar juga punya kisah penuh pengorbanan.
Mereka berjalan jauh bahkan menyeberangi sungai setiap hari.
Upah tidak seberapa namun semangat mereka sungguh luar biasa.
Mereka yakin ilmu akan jadi warisan yang tidak hilang.
BACA JUGA:Masjid 99 Kubah Makassar: Menyelami Sejarah dan Keindahan Arsitektur Islami
Sekolah pertama di daerah kita kini mungkin sudah berubah.