Meskipun penelitian masih terbatas, pengalaman masyarakat yang rutin mengonsumsi daun ini menunjukkan efek positif dalam mengontrol kadar gula darah.
Meningkatkan Imun dan Mengurangi Peradangan
Kaya vitamin C, flavonoid, dan polifenol, daun gedi membantu memperkuat sistem imun dengan merangsang produksi sel darah putih dan melawan radikal bebas yang merusak sel tubuh.
BACA JUGA:Gunung Sumantri: Jejak Sejarah dan Kisah Kepahlawanan di Atap Papua
BACA JUGA:Sejarah dan Cerita Mistis Gunung Urug: Desa yang Terkubur Waktu
Selain itu, sifat anti-inflamasi alami daun gedi bisa mengurangi peradangan akibat infeksi, cedera, maupun penyakit autoimun, bermanfaat bagi penderita asam urat, radang sendi, dan gangguan pencernaan kronis.
Cara Mengonsumsi dan Mengolah Daun Gedi
Daun gedi dapat diolah menjadi berbagai hidangan sesuai kebiasaan daerah, seperti:
Campuran Bubur Manado (Tinutuan), olahan paling populer yang memanfaatkan daun gedi.
BACA JUGA:Sejarah Majapahit Tak Pernah Lengkap, Ini Alasannya
BACA JUGA:Suku Aru dan Warisan Bahari: Menyingkap Sejarah Peradaban Tua di Ujung Timur Nusantara
Teh herbal, di beberapa tempat daun ini dikeringkan dan diseduh untuk diminum sebagai obat tradisional.
Pastikan mencuci daun dengan bersih dan memasaknya secara higienis agar tetap aman dan sehat dikonsumsi.