Danau Nodi: Keindahan Tersembunyi di Jantung Kabupaten Banggai

Selasa 08-07-2025,11:56 WIB
Reporter : Elis
Editor : Almi

Keindahan Alam yang Alami

Air Danau Nodi dikenal jernih dan tampak kebiruan saat terkena pantulan sinar matahari. Warna ini disebabkan oleh kandungan mineral serta pantulan pepohonan di sekeliling danau. Lanskap sekitarnya pun masih alami, dihiasi tanaman tropis dan pepohonan rimbun.

Kondisi yang belum banyak tersentuh pembangunan menjadikan Danau Nodi tetap bersih dan terawat.

Namun, belum adanya fasilitas wisata menjadi tantangan tersendiri dalam mengenalkan danau ini secara luas.

Potensi Ekowisata Berbasis Pelestarian

Melihat keasriannya yang masih terjaga, Danau Nodi memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi ekowisata.

Pendekatan pembangunan yang berbasis pelestarian lingkungan sangat penting agar danau tetap lestari.

BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Suku Kluet: Asal Usul, Budaya, dan Perannya dalam Keberagaman Aceh Selatan!

BACA JUGA:Jejak Budaya Maluku di Museum Siwalima: Dari Koleksi Sejarah hingga Kearifan Lokal

Beberapa langkah sederhana seperti pembangunan jalur trekking, tempat duduk, hingga pelatihan pemandu wisata lokal bisa menjadi awal untuk membuka akses wisata yang ramah lingkungan dan edukatif.

Cerita Mistis dan Warisan Budaya Lisan

Legenda dan cerita rakyat menjadi pelengkap daya tarik Danau Nodi. Salah satu kisah yang banyak diceritakan adalah tentang para bidadari yang konon mandi di danau ini.

Ada pula cerita tentang seorang nelayan yang hilang secara misterius dan dipercaya “diambil” oleh penghuni gaib.

Kisah-kisah ini tidak hanya memperkaya budaya lisan, tetapi juga menambah suasana magis dan mistis yang membuat danau ini begitu menarik bagi wisatawan yang menyukai nuansa spiritual.

Kategori :