Kerajaan Berau dan Kebesaran Peradaban Laut di Kalimantan Timur

Senin 07-07-2025,21:56 WIB
Reporter : Elis
Editor : Almi

BACA JUGA:Jejak Budaya Maluku di Museum Siwalima: Dari Koleksi Sejarah hingga Kearifan Lokal

Meski demikian, tradisi dan kepercayaan lama tetap dipertahankan dan diselaraskan dengan ajaran Islam, sehingga tercipta harmoni budaya dalam kehidupan sehari-hari.

Tradisi dan Warisan Budaya

Salah satu tradisi yang masih dilestarikan adalah upacara Bapalas Tahun, yang diselenggarakan sebagai ungkapan syukur atas hasil bumi dan rezeki sepanjang tahun.

Kegiatan ini biasanya dimeriahkan dengan tarian tradisional seperti Tari Giring-Giring dan musik khas daerah.

Masyarakat Berau dikenal dengan nilai gotong royong serta sistem kekerabatan patrilineal, di mana tokoh adat memegang peranan penting dalam pengambilan keputusan bersama.

Kain tenun khas Berau juga menjadi simbol identitas budaya dan memiliki makna khusus dalam berbagai upacara adat.

BACA JUGA:Sejarah Rumah Adat Kalimantan Selatan: Mengenal Arsitektur dan Nilai Budaya Rumah Baanjung!

BACA JUGA:Sejarah Suku Zulu: Perjalanan Sebuah Bangsa Pejuang dari Afrika Selatan!

Jejak Sejarah dan Situs Peninggalan

Kompleks Makam Raja-Raja Sambaliung menjadi salah satu situs penting yang menyimpan sejarah para sultan dan tokoh berpengaruh masa lalu.

Situs ini juga berfungsi sebagai tempat ziarah dan pelestarian budaya. Selain itu, bangunan bersejarah seperti Istana Sambaliung dan Museum Batiwakkal menyimpan berbagai peninggalan berharga seperti naskah kuno, senjata tradisional, serta pakaian kerajaan.

Suku Berau di Masa Kini

Meski mengalami perubahan sosial dan ekonomi akibat perkembangan zaman, masyarakat Berau tetap berkomitmen menjaga warisan budaya mereka.

Pemerintah daerah aktif mengadakan program pelestarian budaya agar generasi muda tetap mengenal akar identitasnya.

BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Suku Kluet: Asal Usul, Budaya, dan Perannya dalam Keberagaman Aceh Selatan!

Tags : #sejarah
Kategori :