BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Suku Kluet: Asal Usul, Budaya, dan Perannya dalam Keberagaman Aceh Selatan!
BACA JUGA:Jejak Budaya Maluku di Museum Siwalima: Dari Koleksi Sejarah hingga Kearifan Lokal
Hingga kini, jejak-jejak sejarah seperti bunker dan tempat persembunyian masih bisa ditemukan oleh mereka yang menjelajah ke dalam kawasan hutan.
Nilai Spiritual dan Kepercayaan Lokal
Bagi masyarakat Gayo dan penduduk sekitar, Gunung Geureudong memiliki nilai spiritual yang tinggi.
Banyak yang percaya bahwa gunung ini dihuni oleh makhluk halus atau roh penjaga alam, sehingga layak untuk dihormati.
Di masa lalu, sebelum memasuki kawasan gunung, biasanya dilakukan ritual khusus atau sesajen sebagai wujud permohonan izin dan penghormatan.
Meski tradisi ini mulai jarang dilakukan, cerita mengenai kekuatan gaib di Geureudong tetap hidup melalui legenda dan kisah-kisah lisan.
BACA JUGA:Sejarah Rumah Adat Kalimantan Selatan: Mengenal Arsitektur dan Nilai Budaya Rumah Baanjung!
BACA JUGA:Sejarah Suku Zulu: Perjalanan Sebuah Bangsa Pejuang dari Afrika Selatan!
Keanekaragaman Flora dan Fauna
Kawasan hutan di sekitar Gunung Geureudong menjadi rumah bagi banyak spesies langka dan endemik. Harimau sumatra, siamang, serta beragam jenis burung eksotis masih bisa ditemukan di habitat alaminya.
Selain itu, tumbuhan obat dan tanaman langka juga tumbuh subur di hutan tropis pegunungan ini.
Namun, ekosistem gunung mulai terancam akibat aktivitas manusia seperti penebangan liar, pembukaan lahan, dan pembangunan tak terkendali yang mengancam keseimbangan lingkungan.
Potensi Ekowisata dan Edukasi
Dengan lanskap yang menawan, udara sejuk, serta kekayaan alam dan budaya yang melimpah, Gunung Geureudong memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan ekowisata.