Menelusuri Sejarah Pulau Umang: Permata Tersembunyi di Ujung Barat Jawa!

Minggu 15-06-2025,11:26 WIB
Reporter : Lia
Editor : Almi

Dikatakan bahwa beberapa kapal penjajah Belanda dan Portugis pernah melintasi kawasan ini dalam ekspedisi menjelajah ke arah timur dan selatan Nusantara.

Pulau Umang, meskipun kecil, diyakini pernah menjadi titik singgah atau tempat beristirahat bagi para pelaut lokal dan asing.

Letaknya yang strategis, serta dekat dengan Taman Nasional Ujung Kulon, menjadikan pulau ini sebagai tempat yang cukup penting dari sisi geografis dan pertahanan laut.

BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Gunung Lompobattang: Gunung Suci di Tanah Makassar!

Potensi dan Transformasi Pulau

Baru pada awal tahun 2000-an, Pulau Umang mulai dikenal luas sebagai kawasan wisata eksklusif.

Dengan menggandeng investor dan pemerintah daerah, pulau ini dikembangkan menjadi kawasan resort yang memadukan konsep pariwisata alam dan kenyamanan modern.

Infrastruktur seperti cottage, dermaga pribadi, restoran, hingga fasilitas olahraga air dibangun tanpa merusak ekosistem pulau secara drastis.

Pulau Umang kemudian menjadi destinasi favorit bagi wisatawan domestik dan mancanegara yang mencari ketenangan di tengah alam tropis.

Keberadaannya yang hanya sekitar 5 menit dengan speed boat dari daratan utama, membuatnya mudah dijangkau namun tetap memberikan nuansa "terisolasi" yang menyenangkan.

Legenda dan Cerita Masyarakat Lokal

Selain nilai sejarah maritim, masyarakat lokal juga menyimpan beberapa cerita rakyat yang berkaitan dengan Pulau Umang.

BACA JUGA:Sejarah Gunung Ambang: Pesona Alam dan Jejak Vulkanik di Bolaang Mongondow!

Salah satu yang terkenal adalah kisah tentang seorang nelayan tua yang dahulu menemukan cahaya aneh di tengah laut, yang kemudian membawanya ke pulau kecil tak berpenghuni.

Dalam mimpi, ia mendengar suara yang memintanya menjaga pulau tersebut dan tidak mengeksploitasinya berlebihan.

Cerita ini berkembang menjadi semacam peringatan agar manusia tetap menjaga keharmonisan dengan alam.

Kategori :