Genosida Tercepat Abad Ini Ketika Dunia Diam Saat Rwanda Berdarah

Sabtu 17-05-2025,22:44 WIB
Reporter : Yogi
Editor : Gelang

Dunia internasional terlambat merespons, bahkan sebagian besar pasukan penjaga perdamaian ditarik saat situasi memanas. 

Sementara darah terus mengalir, komunitas global masih sibuk berdebat mengenai definisi dari kata "genosida". 

Ketidaktegasan itu mengakibatkan ribuan nyawa melayang sia-sia. 

Baru setelah semuanya usai, dunia beramai-ramai menyatakan penyesalan, namun semuanya sudah terlambat. 

BACA JUGA:Sejarah Aji Saka: Tokoh Sakti Mandraguna Pembawa Aksara dan Peradaban ke Tanah Jawa!

Rwanda telah porak poranda, dan luka itu masih menganga hingga kini.

Kini, lebih dari dua dekade setelah tragedi tersebut, Rwanda mencoba bangkit dari puing-puing sejarah yang kelam. 

Proses rekonsiliasi dijalankan dengan membangun kembali kepercayaan antarwarga melalui pengadilan tradisional dan pendidikan damai. 

Negara ini tidak hanya membangun kembali infrastruktur, tetapi juga membangun kembali jiwa warganya. 

Di balik senyum masyarakat Rwanda saat ini, tersimpan kenangan pahit yang tak akan pernah terlupa.

 

 

Kategori :