Saat ini, Pulau Tomia tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata bahari, tetapi juga mulai diangkat sebagai pusat kebudayaan dan sejarah di kawasan Wakatobi.
Beberapa kampung adat, situs pemakaman tua, serta artefak peninggalan masa Kesultanan Buton menjadi bahan riset dan edukasi budaya.
Pemerintah daerah bersama masyarakat lokal terus mengupayakan pelestarian sejarah dan tradisi melalui festival budaya, dokumentasi sejarah lisan, serta integrasi nilai-nilai adat dalam pendidikan.