BACA JUGA:Sejarah Monumen Bambu Runcing: Simbol Perjuangan Rakyat Surabaya Melawan Penjajah!
- Anjungan: Serambi yang digunakan untuk pertemuan kecil atau menyambut tamu.
- Pusiban: Ruang utama tempat berlangsungnya musyawarah adat.
- Ruang Tetabuhan: Tempat menyimpan alat musik tradisional yang digunakan dalam upacara adat.
- Ijan Geladak: Tangga masuk yang dilengkapi dengan atap, sebagai jalur utama menuju rumah.
Selain itu, hiasan payung-payung besar berwarna putih, kuning, dan merah pada atap rumah melambangkan tingkat marga, kampung, dan suku dalam struktur sosial masyarakat Lampung.
Jenis-Jenis Nowou Sesat
Nowou Sesat memiliki beberapa jenis yang disesuaikan dengan fungsi dan status sosial penghuninya:
Sesat Balai Agung: Digunakan sebagai tempat musyawarah adat dan pertemuan penting.
Nowou Balak: Merupakan rumah besar yang ditempati oleh kepala suku atau penyimbang adat, dengan ukuran sekitar 30 x 15 meter dan terdiri dari beberapa ruang pertemuan, ruang keluarga, dan kamar tidur.
Nowou Lunik: Rumah berukuran kecil yang digunakan oleh masyarakat umum, dengan desain sederhana dan tanpa teras.
Nilai-Nilai Filosofis
Nowou Sesat tidak hanya memiliki fungsi fisik, tetapi juga mengandung nilai-nilai filosofis yang mendalam.
BACA JUGA:Merdeka Tapi Belum Bebas Perang dan Diplomasi Indonesia 1945–1949
Ornamen-ornamen yang terdapat di setiap bilik rumah ini sering kali berisi petuah yang diambil dari kitab kuno peninggalan leluhur Lampung, yaitu Kitab Kuntara Raja Niti.
Beberapa prinsip yang terkandung dalam kitab tersebut antara lain:
- Pill Pusanggiri: Rasa malu ketika melakukan kesalahan, baik menurut norma agama maupun adat.
- Juluk Adek: Sikap dan kepribadian yang menjadi contoh bagi masyarakat.
- Nemui Nyimah: Menjaga tali silaturahmi dan bersikap ramah kepada tamu.
- Nengah Nyampur: Menjaga hubungan sosial dan bermasyarakat.
Pelestarian dan Perkembangan
BACA JUGA:Sejarah Taman Makam Pahlawan Kalibata: Tempat Peristirahatan Terhormat bagi Para Pejuang Bangsa!
Di era modern ini, keberadaan Nowou Sesat semakin langka, tergantikan oleh bangunan modern yang lebih praktis.