3. Pahami Penyebab Perilaku Narsistiknya
Banyak sikap narsistik berakar dari rasa tidak aman atau pengalaman emosional di masa lalu.
Dengan memahami latar belakang ini, kamu bisa lebih sabar dan menunjukkan bahwa dirinya tetap bernilai tanpa harus menjatuhkan orang lain.
4. Bangun Komunikasi Terbuka
Jika kamu merasa perilaku pasangan mulai memengaruhi keseharian dan kenyamananmu, bicarakan secara terbuka.
BACA JUGA:Sejarah Air Terjun Dua Suguhan Menawan: Kisah Alam, Budaya, dan Perjuangan yang Terlupakan!
Ungkapkan secara spesifik sikap mana yang membuatmu tidak nyaman, serta bagaimana kamu berharap hubungan itu bisa berjalan lebih baik.
Meski begitu, perlu diingat bahwa tidak semua orang dapat menerima kritik atau saran dengan mudah.
5. Buat Batasan yang Jelas
Salah satu ciri dari orang narsistik adalah cenderung ingin mengatur atau mendominasi pasangannya.
Oleh karena itu, penting untuk menetapkan batasan yang tegas sejak awal agar hubungan tetap berada dalam jalur yang sehat dan kamu tetap memiliki ruang pribadi.
6. Pertimbangkan Konsultasi dengan Ahli
Tidak sedikit individu narsistik yang tidak menyadari bahwa mereka memiliki masalah.
BACA JUGA:Sejarah Suku Yali: Jejak Peradaban Tersembunyi di Pegunungan Papua!
BACA JUGA:Sejarah Air Terjun Aling-Aling: Keindahan Tersembunyi di Bali Utara!