Penanganan yang tidak hati-hati saat pemasangan dapat merusak sel baterai, membuatnya tidak berfungsi, bocor, atau bahkan meledak.
Korsleting: Pemasangan baterai yang tidak tepat atau penggunaan alat yang konduktif dapat menyebabkan korsleting, yang dapat merusak baterai baru dan komponen lain di HP.
Baterai Tidak Kompatibel: Memastikan Anda membeli baterai yang benar-benar kompatibel dengan model HP Anda sangat penting.
Baterai yang tidak sesuai voltase atau spesifikasinya dapat menyebabkan masalah kinerja, pengisian daya yang tidak benar, atau bahkan kerusakan permanen pada perangkat.
BACA JUGA:Upgrade Tampilan HP Oppo, Panduan Mudah Ganti Tema Biar Lebih Stylish
3. Risiko Keselamatan Diri:
Mengganti baterai tanam sendiri juga membawa risiko keselamatan bagi Anda:
Kebakaran atau Ledakan Baterai: Baterai lithium-ion yang rusak atau tertusuk sangat rentan terhadap kebakaran atau ledakan.
Proses pembongkaran yang salah atau penggunaan alat yang tidak tepat dapat menyebabkan hal ini terjadi, yang dapat mengakibatkan cedera serius.
Sengatan Listrik: Meskipun tegangan baterai HP relatif rendah, penanganan yang tidak tepat pada komponen elektronik di dalamnya tetap berpotensi menyebabkan sengatan listrik kecil.
Paparan Bahan Kimia Berbahaya: Jika baterai bocor atau rusak selama proses penggantian, Anda berisiko terpapar bahan kimia berbahaya yang terkandung di dalamnya.
BACA JUGA:Kompres PDF di HP Tanpa Ribet, Ini Aplikasi Pihak Ketiga yang Bisa Dipakai
4. Hilangnya Garansi:
Sebagian besar produsen HP akan membatalkan garansi jika perangkat dibuka atau diperbaiki oleh pihak yang tidak berwenang.
Jika Anda mencoba mengganti baterai sendiri dan terjadi masalah lain di kemudian hari, Anda mungkin tidak dapat mengklaim garansi, bahkan jika masalah tersebut tidak terkait langsung dengan penggantian baterai.
5. Membutuhkan Peralatan Khusus dan Keahlian: