PAGARALAMPOS.COM - Madain Saleh, yang juga dikenal sebagai Al-Hijr, merupakan salah satu situs arkeologi paling bersejarah di kawasan Timur Tengah, khususnya di wilayah Arab Saudi.
Terletak di dekat kota Al-'Ula, Provinsi Madinah, situs ini menyimpan warisan budaya dan spiritual dari suku Nabataean yang pernah berjaya di wilayah tersebut.
Tempat ini juga memiliki sisi kelam dalam catatan sejarah Islam, karena dikaitkan dengan kisah kaum Tsamud—bangsa yang menolak ajaran Nabi Saleh dan kemudian dihancurkan.
Bahkan, Nabi Muhammad SAW dikisahkan menghindari tempat ini dalam perjalanannya.
Keindahan Ukiran di Tebing Batu
Situs Madain Saleh dipenuhi dengan makam yang dipahat langsung di dinding batu pasir.
BACA JUGA:Mengulik Sejarah MULO: Jejak Pendidikan Masa Kolonial di Indonesia!
BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Pulau Penyengat: Jejak Peradaban Melayu di Kepulauan Riau!
Masing-masing dilengkapi dengan ukiran dan inskripsi rumit yang menggambarkan sistem kepercayaan dan kehidupan sosial masyarakat Nabataean zaman dulu.
Salah satu bangunan paling mencolok di kawasan ini adalah Qasr Al-Farid, yang berarti “kastil yang terasing.”
Meski bangunan ini belum rampung sepenuhnya, struktur ini menampilkan keindahan arsitektur khas Nabataean dan menjadi ikon visual dari situs ini.
Selain makam, kawasan Madain Saleh juga mencakup berbagai struktur lain seperti kuil, tempat tinggal, sumur, dan waduk air, yang memberikan gambaran nyata mengenai pola hidup masyarakat pada masa lampau.
BACA JUGA:Sejarah Jembatan Teluk Kendari: Simbol Kemajuan Infrastruktur di Sulawesi Tenggara!
Situs Bersejarah di Tengah Lanskap Gurun