Menggali Sejarah Monpera, Monumen Kebanggaan Rakyat Palembang yang Bikin Kagum!

Jumat 18-04-2025,06:25 WIB
Reporter : POY
Editor : Almi

PAGARALAMPOS.COM- Monumen Perjuangan Rakyat, atau yang lebih dikenal dengan singkatan Monpera,

merupakan salah satu simbol penting yang merekam jejak heroik perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan, khususnya di wilayah Sumatera Selatan.

Berada di pusat Kota Palembang, berdekatan dengan Masjid Agung Palembang dan tak jauh dari Benteng Kuto Besak,

Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) menjulang dengan gagah sebagai simbol penghormatan terhadap para pahlawan yang gugur dalam perjuangan melawan penjajahan.

BACA JUGA:Tak Hanya Menakjubkan! Inilah Perjalanan Sejarah Candi Sewu dan Upaya Pelestariannya

BACA JUGA:Menakjubkan! Menelusuri Sejarah Perjalanan Kartini Dalam Memperjuangkan Pendidikan Perempuan

Monumen ini dibangun sebagai bentuk penghormatan kepada rakyat yang dengan gigih melawan agresi militer Belanda pada masa pasca-proklamasi kemerdekaan,

khususnya dalam peristiwa heroik Pertempuran Lima Hari Lima Malam di Palembang yang terjadi pada Januari 1947.

Peristiwa tersebut menjadi titik balik penting dalam sejarah perjuangan di wilayah Sumatera Selatan,

ketika masyarakat sipil bersama pasukan pejuang saling bahu-membahu mempertahankan tanah air mereka dari upaya penjajahan kembali oleh Belanda.

BACA JUGA:Sejarah yang Tak Terlupakan! Candi Prambanan dan Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno

BACA JUGA:Bikin Merinding! Ini dia Sungai Amazon Menyelami Warisan Sejarah dan Kekayaan Alam yang Menakjubkan

Perlawanan sengit itu menunjukkan kepada dunia bahwa rakyat Indonesia tidak akan tinggal diam menghadapi ancaman terhadap kemerdekaan yang telah dengan susah payah diperjuangkan.

Pembangunan Monpera tidak serta-merta dilakukan segera setelah kemerdekaan diraih. Gagasan untuk mendirikan monumen ini muncul seiring dengan semangat nasionalisme yang terus tumbuh pasca-kemerdekaan.

Ide tersebut akhirnya diwujudkan pada tahun 1950-an, namun pembangunan secara resmi baru dimulai pada tahun 1962 dan diresmikan pada 23 Februari 1988 oleh Menteri Dalam Negeri saat itu, Rudini.

Kategori :