PAGARALAMPOS.COM - Dalam dunia layar digital, istilah OLED dan AMOLED seringkali digunakan secara bergantian, namun keduanya memiliki perbedaan mendasar yang memengaruhi kualitas gambar, efisiensi daya, dan biaya produksi.
Salah satu perbedaan paling signifikan terletak pada mutu gambar yang dihasilkan oleh kedua teknologi ini. Mari kita telaah lebih dalam perbedaan antara OLED (Organic Light Emitting Diode) dan AMOLED (Active Matrix Organic Light Emitting Diode), dengan fokus utama pada kualitas visual yang ditawarkan.
OLED: Dasar Teknologi Emisif Organik
OLED adalah teknologi layar di mana setiap pikselIndividual memancarkan cahayanya sendiri ketika dialiri listrik. Material organik yang digunakan dalam OLED bersifat emissive, artinya mereka menghasilkan cahaya secara langsung, berbeda dengan layar LCD yang memerlukan lampu latar (backlight).
Keunggulan utama OLED dalam hal mutu gambar adalah kemampuannya untuk menghasilkan warna hitam yangAbsolutely pekat.
Ketika sebuah piksel perlu menampilkan warna hitam, ia dapat dimatikan sepenuhnya, menghasilkan tingkat kegelapan yang sempurna dan rasio kontras yang tak terbatas. Hal ini memberikan kedalaman gambar yang luar biasa dan detail yang lebih baik pada area gelap.
Selain itu, OLED juga menawarkan sudut pandang yang lebar. Warna dan kecerahan gambar cenderung tetap konsisten meskipun dilihat dari sudut yang berbeda.
Respons piksel OLED juga sangat cepat, menghasilkan tampilan gerakan yang mulus dengan blur minimal, ideal untuk menonton video aksi cepat atau bermain game.
Warna yang dihasilkan OLED cenderung vibrant dan akurat, meskipun dalam beberapa implementasi, tingkat saturasi warna bisa terasa sedikit berlebihan bagi sebagian pengguna.
BACA JUGA:Auxiliary Lens di HP Murah? Wiko T20 Bikin Kaget dengan Fiturnya
AMOLED: Matriks Aktif untuk Kontrol Piksel yang Lebih Presisi
AMOLED merupakan pengembangan lebih lanjut dari teknologi OLED. Perbedaan utama terletak pada penggunaan lapisan Active Matrix Backplane, yang menggunakan Thin-Film Transistors (TFT) untuk mengontrol setiap piksel secara individual.
Lapisan matriks aktif ini memungkinkan kontrol yang lebih presisi terhadap arus listrik yang mengalir ke setiap piksel, menghasilkan beberapa keunggulan signifikan dalam mutu gambar dibandingkan OLED pasif (PMOLED), yang mengontrol baris dan kolom piksel secara bergantian.
Salah satu keunggulan utama AMOLED dalam hal mutu gambar adalah tingkat kecerahan yang lebih tinggi. Kontrol individual piksel memungkinkan AMOLED untuk mencapai tingkat kecerahan puncak yang lebih tinggi dibandingkan OLED pasif, sehingga gambar tetap terlihat jelas bahkan di bawah sinar matahari langsung.
Selain itu, AMOLED juga seringkali menawarkan manajemen warna yang lebih baik dan kalibrasi yang lebih akurat, menghasilkan warna yang lebih natural dan sesuai dengan standar warna industri.