Nilai Sejarah dan Budaya
Rumah Residen Bone bukan sekadar bangunan tua. Ia menyimpan lapisan-lapisan sejarah yang mencerminkan masa transisi kekuasaan, relasi kolonial, dan dinamika antara budaya lokal dengan sistem kolonial Eropa.
Keberadaannya membantu masyarakat memahami bagaimana kolonialisme dijalankan tidak hanya melalui kekuatan militer, tetapi juga lewat simbol-simbol kekuasaan seperti rumah residen ini.
BACA JUGA:Sejarah Tugu Belido Palembang: Simbol Budaya dan Identitas Kota Pempek!
Arsitektur rumah ini juga menjadi saksi percampuran budaya. Gaya Eropa yang beradaptasi dengan tradisi lokal mencerminkan dinamika akulturasi yang terjadi selama masa kolonialisme.
Bagi masyarakat Bone, rumah ini menjadi pengingat bahwa sejarah tidak hanya tertulis dalam buku, tetapi juga hidup dalam bangunan dan ruang-ruang yang pernah menjadi pusat kehidupan.