2. Chipset Hemat Daya
Selain kapasitas baterai, konsumsi daya juga bergantung pada prosesor atau chipset yang digunakan.
BACA JUGA:Pernah Lihat Rumah Adat Bali? Ternyata Setiap Bagian Punya Makna Sakral!
Beberapa prosesor terbaru menggunakan teknologi hemat daya yang memungkinkan perangkat tetap menyala lebih lama. Contoh chipset yang dikenal hemat daya adalah:
Snapdragon 8 Gen 2 – memiliki efisiensi daya yang jauh lebih baik dibandingkan pendahulunya.
MediaTek Dimensity 8100 – dirancang untuk performa tinggi dengan konsumsi daya rendah.
Apple A17 Pro – digunakan di iPhone terbaru dengan efisiensi daya yang luar biasa.
BACA JUGA:Gunung Salak Punya 7 Puncak, Salah Satunya Keramat! Banyak Pendaki Hilang Tanpa Jejak, Kenapa?
Dengan kombinasi baterai besar + chipset hemat daya, HP bisa bertahan lebih lama tanpa perlu sering diisi ulang.
3. Layar dengan Refresh Rate Rendah
Layar HP modern sering kali memiliki refresh rate tinggi (90Hz – 120Hz) untuk tampilan yang lebih mulus.
Namun, refresh rate tinggi juga membuat konsumsi daya lebih boros.
Beberapa HP yang dirancang untuk hemat daya menggunakan layar 60Hz atau adaptive refresh rate, yang otomatis menyesuaikan kecepatan layar berdasarkan aktivitas pengguna.
BACA JUGA:Wow! iPhone 16 Resmi Mendarat di Indonesia, Ini 5 Fitur yang Wajib Anda Tahu!
Ini bisa sangat menghemat baterai dan memperpanjang daya tahan HP hingga berhari-hari.
4. Mode Hemat Daya Ekstrem