Telaga Sarangan: Sejarah, Keindahan, dan Legenda yang Melekat di Masyarakat

Rabu 02-04-2025,10:57 WIB
Reporter : Elis
Editor : Almi

Mereka terus berdoa hingga akhirnya dikaruniai seorang anak bernama Joko Lelung.

Suatu hari, mereka menerima petunjuk bahwa dengan memakan telur yang ditemukan di ladang, mereka akan memperoleh umur panjang.

BACA JUGA:Sejarah Gua Leang-Leang: Mengungkap Jejak Kehidupan Manusia Prasejarah di Sulawesi Selatan!

BACA JUGA:Sejarah Gua Harimau: Jejak Peradaban Purba dan Kehidupan Manusia Prasejarah di Sumatera Selatan!

Namun, setelah mengonsumsi telur tersebut, keduanya mengalami perubahan aneh. Tubuh mereka terasa panas dan gatal, hingga akhirnya mereka berubah menjadi naga.

Dalam wujud naga, Kyai Pasir dan Nyai Pasir menggulingkan diri di tanah hingga membentuk cekungan besar.

Dari cekungan tersebut, air mulai mengalir deras hingga akhirnya terbentuk Telaga Sarangan.

BACA JUGA:Sejarah Gua Diah: Mengungkap Jejak Prasejarah di Pedalaman Nusantara!

BACA JUGA:Sejarah Gua Tewet: Mengungkap Warisan Seni Cadas Prasejarah di Kalimantan Timur!

Menyadari niat buruk mereka untuk menenggelamkan Gunung Lawu, Joko Lelung berdoa agar rencana tersebut dihentikan.

Doanya terkabul, dan kedua naga akhirnya menjadi tenang, menghilang secara misterius.

Hingga kini, masyarakat sekitar masih mempercayai kisah ini dan mengadakan upacara adat sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah terbentuknya Telaga Sarangan.

Warisan Budaya dan Pesona Mistis

Telaga Sarangan tetap menjadi salah satu tujuan wisata favorit, tidak hanya karena pemandangannya yang indah, tetapi juga karena cerita-cerita yang melekat di dalamnya.

BACA JUGA:Sejarah Museum Manusia Purba Sangiran: Menyingkap Jejak Awal Peradaban di Nusantara!

BACA JUGA:Kisah Sejarah Museum Sonobudoyo: Menyelami Kekayaan Budaya Jawa di Jantung Yogyakarta!

Kategori :