Pemerintah dan industri kini semakin fokus pada sistem ekonomi sirkular, yaitu pendekatan di mana plastik didaur ulang dan digunakan kembali, bukan hanya dibuang.
BACA JUGA:Perubahan Iklim Semakin Parah! Inilah Dampaknya yang Mungkin Sudah Anda Rasakan!
Contohnya adalah inovasi pakaian dari botol plastik dan jalan raya yang dibuat dari limbah plastik daur ulang.
Teknologi Pengolahan Sampah yang Lebih Efisien
Beberapa startup dan ilmuwan telah mengembangkan teknologi yang dapat mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar atau bahan bangunan, mengurangi jumlah plastik yang berakhir di tempat pembuangan sampah atau lautan.
Bisakah Dunia Bebas Plastik pada 2025?
Meskipun ada banyak upaya untuk mengurangi penggunaan plastik, mewujudkan dunia yang benar-benar bebas plastik pada tahun 2025 tampaknya masih sulit dicapai.
Ada beberapa tantangan besar yang menghambat tujuan ini:
BACA JUGA:Energi Terbarukan di 2025: Benarkah Dunia Akan Bebas dari Bahan Bakar Fosil?
Ketergantungan Industri pada Plastik
Banyak industri, termasuk makanan, farmasi, dan elektronik, masih sangat bergantung pada plastik karena murah dan praktis.
Kurangnya Kesadaran dan Infrastruktur Daur Ulang
Di banyak negara berkembang, fasilitas pengelolaan sampah masih terbatas, dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya daur ulang masih rendah.
Produksi Plastik yang Masih Tinggi
Meskipun banyak negara telah mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, produksi plastik global justru terus meningkat, terutama di negara-negara berkembang.
Meskipun dunia kemungkinan besar belum bisa benar-benar bebas plastik pada tahun 2025, ada harapan besar bahwa kita bisa mengurangi dampak negatifnya secara signifikan.