Pada 20 Mei 1974, Presiden Soeharto meresmikan kembali museum ini.
3. 1979-1983
Pada 16 Agustus 1979, pengelolaan Gedung Sumpah Pemuda diserahkan kepada Pemerintah Pusat melalui Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Museum ini kemudian dikelola oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Luar Sekolah, Pemuda, dan Olahraga.
Pada 28 Oktober 1980, pembukaan papan nama Gedung Sumpah Pemuda dilakukan sebagai tanda pengalihan pengelolaan dari Pemda DKI Jakarta ke Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Tiga tahun kemudian, pada 7 Februari 1983, melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Gedung Sumpah Pemuda resmi menjadi Museum Sumpah Pemuda.
BACA JUGA:Kisah Candi Ijo: Keindahan dan Sejarah Candi di Puncak Tertinggi Yogyakarta!
4. 1999-SEKARANG
Di tahun 1999, dibentuknya Departemen Kebudayaan dan Pariwisata dengan Presiden KH Abdurrahman Wahid, pengelolaan Museum Sumpah Pemuda dipindahkan dari Departemen Pendidikan Nasional ke Departemen Kebudayaan dan Pariwisata.
Seiring bertambahnya perubahan struktur pemerintahan, museum teraebut sempat dikelola dengan Badan Pengembangan Kebudayaan dan Pariwisata.
Namun, pada 2012, pengelolaan Museum Sumpah Pemuda kembali diambil alih oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan.